Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 16 Februari 2019 | 17:32 WIB

Ruangan Jokdri Juga Turut Digeledah

Oleh : Muhammad Yusuf Agam | Rabu, 30 Januari 2019 | 14:09 WIB

Berita Terkait

Ruangan Jokdri Juga Turut Digeledah
(Foto: Inilahcom/MY Agam)

INILAHCOM, Jakarta - Satgas Antimafia Bola menggeledah kantor PSSI di lantai 14, FX Tower, Jakarta Selatan, termasuk ruangan Pelaksana Tugas (Plt) Ketum PSSI Joko Driyono atau Jokdri.

"Ya digeledah juga (ruangan Joko Driyono)," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo kepada wartawan di gedung Tribrata, Jakarta, Rabu (30/1/2019).

Satgas ingin mencari bukti-bukti soal laporan dari eks Manajer Persibara Banjarnegara Lasmi. Dokumen yang dimaksud yakni soal anggaran penyelenggaraan Liga.

"Di ruangan yang menyimpan alat bukti terkait masalah mekanisme liga, penunjukan wasit maupun perangkat pertandingan. Yang menyangkut masalah legalitas di liga itu. Semuanya terkait pengaturan skor liga 3,2,1 di dua tempat tersebut akan dilakukan penggeledahan," ucap Dedi.

Penggeledahan ini dipimpin oleh Kombes Argo Yuwono dan Kombes Roycke Harry Langie. Sementara di kantor PSSI lama di Kemang urung dilakukan penggeledahan karena kantor tersebut terkunci dari dalam dan tak terlihat aktivitas di dalam kantor tersebut.

Penggeledahan ini terkait laporan Lasmi selaku manajer Persibara Banjarnegara yang diduga adanya pengaturan di laga yang melibatkan Persibara Banjarnegara.

Dalam kasus ini, Satgas telah menetapkan 10 orang tersangka. Mereka yakni Johar Lin Eng anggota Exco PSSI, Priyanto ex komite Wasit, Anik Yuni A selaku Asisten Manajer, Dwi Irianto selaku anggota Komdis PSSI, Nurul Safarid selaku wasit, Mansyur Lestaluhu selaku anggota perangkat wasit.

Empat orang tersangka baru ditetapkan yakni Cholid Hariyanto selaku wasit cadangan di laga Persibara vs Persik Kediri, Deni Sugiarto selaku pengawas pertandingan di laga Persibara vs PS Pasuruan, Purwanto selaku Asisten wasit dan Muhamad Ramdan selaku Asisten wasit 2. [rok]

Komentar

x