Find and Follow Us

Senin, 22 Juli 2019 | 03:01 WIB

Kantor PSSI Digembok, Satgas Antimafia Mentok

Oleh : Muhammad Yusuf Agam | Rabu, 30 Januari 2019 | 12:34 WIB
Kantor PSSI Digembok, Satgas Antimafia Mentok
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta -Tim Satgas Antimafia Bola menggeledah kantor PSSI di dua lokasi berbeda: Kemang dan FX Sudirman. Satgas mentok. Tak bisa masuk ke kantor lama PSSI di Kemang karena akses digembok dari dalam.

"Kantor kosong dan semua akses terkunci dari dalam," kata Kasub Humas Media Satgas Antimafia Bola Kombes Syahar Diantono kepada INILAHCOM, Rabu (30/1/2019).

Menurut Syahar, penggeledahan dilakukan di kantor lama PSSI di Jalan Kemang Timur V Kavling 5, Kemang, Jakarta Selatan. Sepuluh penyidik dari tim Satgas datang buat menggeledah.

"Penggeledahan bertujuan mendapatkan barang bukti," ucap Syahar. Sayang, petugas gagal masuk dan menggeledah lantaran semua akses terkunci dari dalam. Kantor pun dalam keadaan kosong.

Penggeledahan kali ini terkait laporan Lasmi selaku tim manajer Persibara Banjarnegara. Ia menduga ada praktik pengaturan skor pada laga yang melibatkan Persibara di Liga 3 2018.

Dalam kasus pengaturan skor, Satgas sudah menetapkan 10 tersangka. Mereka adalah Johar Lin Eng (anggota Exco PSSI), Priyanto (Komite Wasit), Anik Yuni A (asisten tim manajer), Dwi Irianto alias Mbah Putih (anggota Komdis PSSI), Nurul Safarid (wasit), Mansyur Lestaluhu (anggota perangkat wasit).

Tim stagas juga menetapkan empat tersangka baru, yakni Cholid Hariyanto (wasit cadangan laga Persibara vs Persik Kediri), Deni Sugiarto (pengawas pertandingan laga Persibara vs PS Pasuruan), Purwanto (asisten wasit 1), dan Muhamad Ramdan (asisten wasit 2). [rok]

Komentar

x