Find and Follow Us

Selasa, 23 April 2019 | 10:34 WIB

Idrus Bantah Isu Uang untuk Kursi Ketum Golkar

Oleh : Ivan Setyadhi | Selasa, 29 Januari 2019 | 17:05 WIB
Idrus Bantah Isu Uang untuk Kursi Ketum Golkar
Mantan Menteri Sosial, Idrus Marham - (Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Mantan Menteri Sosial, Idrus Marham menolak tuduhan dirinya meminta uang untuk pemenangan Ketum Golkar menggantikan Setya Novanto.

Hal itu disampaikan Idrus sebelum menjalani sidang lanjutan perkara suap pengurusan izin proyek PLTU Riau-1 di Pengadilan Tipikor Jakarta, Selasa (29/1/2019).

"Saya mau jadi ketua umum itu karena kualitas bukan karena isi tas, kalau ada yang sumbang tidak ada syarat, karena saya mau jadi ketua umum tidak tersandera oleh siapapun," kata Idrus Marham kepada wartawan.

Idrus juga memastikan bahwa dirinya tidak telibat kasus suap pengurusan proyek PLTU Riau-1. Hal itu, klaim Idrus, juga telah disampaikan lugas dalam persidangan Eni Saragih.

"Kan Eni sudah mengatakan semua, saya tidak terlibat di PLTU, tidak pernah menyuruh, Eni dan Kotjo tidak pernah kasih saya uang, enggak pernah ngasih janji," ungkapnya.

Pada perkara ini Idrus didakwa Jaksa KPK, bersama-sama dengan Eni Saragih menerima hadiah berupa uang dari pemilik Blackgold Natural Recourses Limited Johannes Budisutrisno Kotjo, senilai Rp 2,250 Miliar agar muluskan Blackgold mendapatkan proyek PLTU Riau-1.

Komentar

x