Find and Follow Us

Rabu, 22 Mei 2019 | 07:05 WIB

Ketua DPR-RI Tinjau Pembangunan UNPERBA

Rabu, 23 Januari 2019 | 19:40 WIB
Ketua DPR-RI Tinjau Pembangunan UNPERBA
Ketua DPR-RI Bambang Soesatyo (BamSoet) - (Foto: inilahcom)

INILAH.COM, Jakarta -Ketua DPR-RI Bambang Soesatyo (BamSoet) meninjau langsung pembangunan infrastruktur Universitas Perwira Purbalingga (UNPERBA) yang diharapkan selesai April 2019.

"Alhamdulilah, pembangunan Universitas UNPERBA sudah mencapai 65%. Terkait pembangunan nonfisik seperti matriks silabus dan satuan acara perkuliahan maupun ketersediaan dosen dan staf malah hampir 100% siap," papar Bamsoet saat meninjau pembangunan universitas yang didirikannya di Purbalingga, Rabu (23/01/19).

Legislator Dapil VII Jawa Tengah yang meliputi Kabupaten Purbalingga, Banjarnegara, dan Kebumen ini juga sudah mengarahkan para dosen UNPERBA agar menyajikan perkuliahan interaktif dengan para mahasiswanya. Atmosfer ruang kuliah harus dibangun dengan baik sehingga mahasiswa nyaman dan bisa maksimal menyerap materi perkuliahan.

"Di UNPERBA, dosen dan mahasiswa harus dapat membangun kolaborasi sehingga perkuliahan berjalan mengasyikan. Mahasiswa tidak bosan, apalagi sampai ngantuk di ruang kuliah. Model kuliah interaktif dengan memanfaatkan ketersediaan teknologi, serta komunikasi interaktif antara dosen dan mahasiswa jadi kunci utama," ungkap Bamsoet.

Kepala Badan Bela Negara FKPPI ini memaparkan UNPERBA terdiri atas empat fakultas, yaitu hukum, manajemen, teknik, dan teknologi informasi. Ke-12 program studi pun sudah terakreditasi. Di antaranya manajemen, akuntansi, ilmu komunikasi, hukum, pendidikan bahasa Inggris, pendidikan matematika, agribisnis, agroteknologi, teknik mesin, teknik informatika, gizi kesehatan dan keperawatan.

"Empat fakultas dengan 12 program studi itu sesuai dengan banyaknya potensi lapangan pekerjaan yang dibutuhkan. Matriks dan materi perkuliahan juga akan disesuaikan antara garis besar dari Kemenristekdikti dan kebutuhan dunia usaha sehingga terjadi link and match. Dengan demikian, seusai menempuh pendidikan di UNPERBA, mereka bisa langsung terserap ke dunia kerja," papar Bamsoet.

Selain ikut berkontribusi dalam peningkatan pendidikan masyarakat, politisi Partai Golkar ini meyakini kehadiran UNPERBA bisa meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar.

Keberadaan UNPERBA otomatis membuka peluang usaha yang bisa dijalankan masyarakat. Sebutlah jasa rental komputer, transportasi, fotokopi, alat tulis, kos-kosan, kuliner maupun perdagangan lainnya.

"Terbukanya peluang usaha mengurangi pengangguran sekaligus meredam potensi urbanisasi dari daerah ke kota. Tak mustahil, di antara ribuan mahasiswa UNPERBA, ada yang punya ide membuka lapangan usaha, terutama di sektor ekonomi kreatif. Dengan demikian, masyarakat sekitar kian diuntungkan," tutur Bamsoet.

Karenanya, Wakil Ketua Umum Pemuda Pancasila ini berharap masyarakat sekitar wilayah Purbalingga, Banjarnegara, Banyumas, Cilacap, dan Kebumen terus mendukung keberadaan kampus UNPERBA. Kerja sama yang baik antara masyarakat dan pihak kampus bakal ikut menyelaraskan kehidupan sosial.

"Sesuai Tri Dharma Perguruan Tinggi, kampus dituntut tidak hanya menjalankan fungsi pendidikan dan penelitian, melainkan juga pengabdian masyarakat. UNPERBA selalu berkomitmen membaktikan diri agar bisa hidup sebagai bagian dari masyarakat," pungkas Bamsoet. (*)

Komentar

Embed Widget
x