Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 22 Februari 2019 | 04:10 WIB

Satgas Mafia Bola Periksa Vigit Waluyo di Surabaya

Oleh : Muhammad Yusuf Agam | Selasa, 22 Januari 2019 | 16:11 WIB

Berita Terkait

Satgas Mafia Bola Periksa Vigit Waluyo di Surabaya
Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo - (Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Satgas Antimafia Bola hari ini memeriksa Vigit Waluyo, tersangka kasus dugaan pengaturan skor. Vigit diperiksa di Lapas Sidoarjo usai polisi mendapat izin dari Ditjen Pemasyarakatan.

"Hari ini kita sudah mendapat surat dari Dirjen PAS (Direktur Jenderal Permasyarakatan) tentang izin memeriksa tersangka atas nama VW. Satgas bertolak langsung ke Surabaya untuk melakukan pemeriksaan saudara VW di Lapas Sidoarjo," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo kepada wartawan, Selasa (22/1/2019).

Dedi berharap hasil pemeriksaan VW, selaku pengelola PS Mojokerto Putra, dapat menjadi petunjuk untuk penyidik melakukan penyelidikan lebih dalam tentang indikasi pengaturan skor di Liga 2. Jika pemeriksaan hari ini belum tuntas, penyidik akan kembali meminta izin Dirjen PAS untuk memeriksa VW esok hari.

"Kalau misalnya (kasus pengaturan skor) di Liga 3 clear, kita ke Liga 2. Liga 2 clear, baru ke liga lainnya. Sangat tergantung keterangan VW, VW nanti mengerucut ke mana. Kalau (pemeriksaan) tidak bisa selesai hari ini, tim tetap meminta izin Dirjenpas akan memeriksa besoknya," terang Dedi.

Penyidikan kasus Vigit merupakan pengembangan dari laporan Manajer Persibara Banjarnegara Lasmi Indaryani. Vigit diyakini terlibat dalam pengaturan skor. Vigit disebut juga menjadi pengalir dana hasil pengaturan skor.

Terkait laporan itu, polisi sudah menetapkan 11 tersangka, mulai pihak wasit hingga anggota Komisi Disiplin PSSI. Para tersangka dijerat dengan dugaan tindak pidana penipuan dan/atau penggelapan dan/atau tindak pidana suap dan/atau tindak pidana pencucian uang sebagaimana dimaksud dalam Pasal 378 KUHP dan/atau Pasal 372 KUHP dan/atau UU No 11 Tahun 1980 tentang Tindak Pidana Suap dan/atau Pasal 3, 4, 5 UU Nomor 8 Tahun 2010 tentang TPPU. [hpy]

Komentar

x