Find and Follow Us

Minggu, 26 Mei 2019 | 23:27 WIB

Polri Ungkap Motif Utama Pembuat Hoaks Surat Suara

Oleh : Muhammad Yusuf Agam | Selasa, 22 Januari 2019 | 09:49 WIB
Polri Ungkap Motif Utama Pembuat Hoaks Surat Suara
Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo

INILAHCOM, Jakarta - Polri mengungkap motif Bagus Bawana Putra, pembuat hoaks 7 kontainer surat suara tercoblos. Bagus membuat itu karena ingin membuat gaduh jagad raya dan media sosial.

"Tersangka BBP niatnya itu, motivasinya, memang akan membuat gaduh. Baik gaduh di media sosial maupun gaduh di masyarakat," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (22/1/2019).

Dedi menjelaskan motif 'gaduh' yang dimaksud. Bagus sengaja memproduksi rekaman hoax karena narasi di media sosial tak ampuh untuk membuat geger masyarakat.

"Faktanya seperti apa? Faktanya dia memviralkan dulu melalui narasi di akun Twitter-nya dulu sama Whatsapp Group. Setelah kurang viral, dia membuat niat lagi membuat dalam bentuk narasi yang lebih masif lagi maupun voice," ucap Dedi.

Berkas Bagus kini sudah dilimpahkan tahap satu ke Kejaksaan. Polisi kini menunggu limpahan berkas kembali dari kejaksaan agar berkas tersebut bisa dilengkapi atau P21. Selain Bagus, berkas HY, penyebar hoax tersebut juga sudah dilimpahkan ke Kejaksaan.

Polisi sebelumnya telah menetapkan Bagus Bawana Putra (BBP) sebagai tersangka Hoaks 7 kontainer surat suara tercoblos. Bagus adalah creator sekaligus Buzzer Hoaks tersebut dengan menyiarkan, memproduksi, dan menyebarluaskan konten Hoaks tersebut. Bagus diancam Pasal 14 ayat 1 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana. Ancaman hukumannya maksimal 10 tahun penjara.

Selain Bagus, polisi juga sebelumnya menetapkan 3 tersangka lain yakni HY, LS, dan J. Ketiganya berperan sebagai penyebar hoaks tersebut. Meski tersangka, ketiga tak ditahan karena ancaman hukumannya dibawah 5 tahun. [rok]

Komentar

x