Find and Follow Us

Kamis, 18 Juli 2019 | 16:52 WIB

Rizal Ramli: Lembaga Survei Tak Bisa Dipercaya

Rabu, 16 Januari 2019 | 18:31 WIB
Rizal Ramli: Lembaga Survei Tak Bisa Dipercaya
Rizal Ramli - (Foto: Inilahcom)

INILAH.COM, Jakarta-Rizal Ramli menyatakan hasil survei dari sejumlah lembaga tak sepenuhnya benar. Menurutnya, elektabilitas Jokowi dan Prabowo berdasarkan sejumlah survei mencapai sekitar 20%.
Mantan Menko Ekuin itu mencontohkan hasil survei pada Pilpres 2014. Saat itu dirinya di kubu Jokowi.
"Saya tak punya perusahaan polling. Saya bertemu langsung dengan khalayak di jalan. Kami simpulkan waktu itu Jokowi effect (efek) hanya 2%. Apa yang terjadi? Jokowi terpilih jadi presiden dan PDIP hanya naik dari 16% ke 18%," papar Rizal di Jakarta, Rabu (16/1/2019).
Oleh karenanya, Rizal mengimbau agar tak sepenuhnya percaya kepada lembaga survei yang begitu marak saat ini. Menurutnya, lembaga polling hanya alat propaganda. Kalau di luar negeri, lanjutnya, pembiayaan survei diumumkan. Rakyat pun jadi tahu.
Di Indonesia, Rizal menyebut, tak ada penjelasan sumber pembiayaan survei. "Hari ini lembaga polling bilang gap Jokowi dan Prabowo 20% lebih. Saat jaya-jayanya, Mas Jokowi cuma dapat 52-53%. Kok hari ini ada yang klaim lembaga survei Jokowi dapat 56%. Yang benar saja," sergahnya.
Rizal menyebut punya data sendiri mengenai jarak elektabilitas Jokowi-Prabowo.
"Sebenarnya gap di bawah 10%. Jokowi stagnan (tidak naik), Prabowo naik. Yang belum menentukan sikap berkisar 20%. Nah, kalau mau menang, Prabowo-Sandi harus menang double digit (dua digit lebih)," tandas Rizal.

Komentar

x