Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 22 Maret 2019 | 14:31 WIB

Gula Darah Naik, Irwandi Minta Penyimpanan Obat

Oleh : Ivan Setyadhi | Senin, 14 Januari 2019 | 20:11 WIB

Berita Terkait

Gula Darah Naik, Irwandi Minta Penyimpanan Obat
(Foto: Istimewa)

Jakarta - Mantan Gubernur Aceh Irwandi Yusuf mengeluh sakit saat hendak menjalani sidang lanjutan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (14/1/2019).

Sidang seharusnya dimulai sejak pagi tadi. Namun hingga siang, Irwandi kepada Penasihat Hukum mengeluh bahwa gula darahnya naik 250.

"Saat dimulai sidang, kami (PH) juga sudah memberitahukan kepada Majelis Hakim tentang kondisi klien kami," kata Sirra Prayuna kepada wartawan.

Namun saat majelis hakim menanyakan langsung kepada Irwandi tentang kondisinya, Irwandi mengaku masih sanggup menjalani sidang. Sidang pun akhirnya dimulai dengan agenda pembuktian dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK dengan menghadirkan tiga orang sebagai saksi.

Namun belum lama sidang berjalan, Irwandi 'menyerah' dan tak sanggup melanjutkan sidang.

"Akhirnya diputuskan sidang ditunda. Pemeriksaan saksi tadi jaksa juga belum selesai, PH juga belum, majelis (hakim) juga belum menyampaikan pertanyaan," ungkapnya.

Selanjutnya, sidang ditunda hingga pekan depan.

Selain penundaan sidang, Irwandi juga meminta agar diberikan fasilitas untuk penyakitnya.

"Jadi semacam termos pendingin untuk obat gula darahnya (insulin)," terang Sirra.

Sebab menurutnya, obat Irwandi tidak bisa betahan lama jika tidak disimpan didalam termos pendingin tempat penyimpanan.

Dalam perkara ini, Irwandi Yusuf selaku Gubernur Aceh didakwa menerima Rp1,5 miliar terkait fee ijon proyek-proyek pembangunan infrastruktur yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Aceh Tahun 2018.

Irwandi meminta jatah tersebut kepada Bupati Bener Meriah, Ahmadi.

Sementara terkait dugaan gratifikasi, KPK menetapkan Irwandi Yusuf (IY) dan orang kepercayaannya, Izil Azhar (IA) sebagai tersangka penerima gratifikasi pelaksanaan pembangunan Dermaga Sabang tahun anggaran 2006-2011.

KPK menduga Irwandi selaku Gubernur Aceh periode 2007-2012 bersama Izil Azhar menerima gratifikasi terkait proyek di Dermaga Sabang. [ton]

Komentar

x