Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 26 Maret 2019 | 16:26 WIB

Pasutri Tipu Puluhan Kios HP Lewat Online

Senin, 14 Januari 2019 | 20:42 WIB

Berita Terkait

Pasutri Tipu Puluhan Kios HP Lewat Online
(Foto: beritajatim)

INILAHCOM, Kediri - Puluhan pemilik usaha konter handphone (HP) di Kediri dan Tulungagung, Jawa Timur mendatangi SPK Polresta Kediri karena menjadi korban penipuan jual-beli HP via online.

Mereka melaporkan pasangan suami istri Hari dan Dian, warga Kelurahan Kaliombo, Kota Kediri yang diduga sebagai pelaku.

Modus operandinya, pelaku memasang iklan penjualan HP berbagai merk melalui jejaring sosial Facebooke dengan nama akun Caca HP. Para korban tergiur karena harga yang ditawarkan miring alias murah dengan selisih harga 30 persen dari harga normal.

Pada transksi awal, pelaku mengirimkan barang sesuai dengan pemesanan. Namun, saat transaksi berikutnya dengan jumlah barang lebih besar, barang yang dipesan tak kunjung dikirimkan. Dari total sekitar 20 orang korban, jumlah kerugiannya mencapai Rp1,2 miliar.

"Transaksi awal hanya 5-10 unit HP dikirim sesuai pemesanan. Tetapi transaksi kedua, dengan pembelian hingga 100 unit, tidak kunjung dikirim. Kemudian malah memberikan tawaran lagi promo dengan harga murah dalam jumlah banyak, akhirnya pemesanan menumpuk. Seperti klien saya, satu orang korban bisa pesan diatas Rp 100 juta, sampai sekarang belum dipenuhi pelaku," kata Jessica Yenny Susanti, SH, kuasa hukum korban di Mapolresta Kediri, Senin (14/1/2019).

Masih kata Jessica, kasus dugaan penipuan yang dilakukan oleh kedua pelaku sudah berlangsung satu tahun terakhir tepatnya sejak bulan Maret 2018 lalu.

Para korban akhirnya memilih menempuh jalur hukum, karena pelaku tidak memiliki iktikad baik untuk mengembalikan uang korban, meskipun telah dilakukan mediasi pertemuan bersama.

Sementara itu, aparat kepolisian dari Polresta Kediri langsung mengamankan kedua pelaku, karena dikhawatirkan menjadi sasaran amuk massa yang kecewa.

Bila terbukti melakukan penipuan, pasangan suami istri ini terancam dijerat pasal 378 KUHP dengan ancaman hukuman diatas 4 tahun penjara. Kasat Reskrim Polresta Kediri, AKP Andy Purnomo saat dikonfirmasi, belum memberikan penjelasan terkait kasus ini. [beritajatim]

Komentar

x