Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 26 Maret 2019 | 16:21 WIB

Polri: Tak Perlu Ada TGPF Kasus Novel Baswedan

Oleh : Muhammad Yusuf Agam | Senin, 14 Januari 2019 | 17:34 WIB

Berita Terkait

Polri: Tak Perlu Ada TGPF Kasus Novel Baswedan
(Foto: Inilahcom)

INILAHCOM, Jaakrta - Polri menilai desakan agar dibentuk Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) kasus Novel Baswedan tak perlu.

"Itu (TGPF) tim tidak teknis. Sudah banyak itu. Ini (satgas gabungan) adalah tim yang teknis kepolisian itu. Apakah mampu TGPF saja? Ini teknis didalamnya polisi profesional, KPK, akar-pakar yang mengawasi dan memberi masukan. Komnas HAM pasti sudah punya pertimbangan profesional," ujar Kadiv Humas Polri Irjen Mohammad Iqbal di Mabes Polri, Jakarta, Senin (14/1/2019).

Sementara itu, polisi juga menegaskan TGPF tak perlu didesak agar segera dibentuk karena polisi sudah membentuk satgas gabungan. Polisi meminta masyarakat untuk memberi kesempatan kepada satgas gabungan untuk mengungkap kasus Novel Baswedan.

"Buat apa lagi (dibentuk TGPF)? Tim itu sudah cukup lengkap karena berasal dari banyak unsur. Masyarakat harus mendukung dan tidak boleh skeptis," ujar Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo di kesempatan yang sama.

"Nggak ada kaitannya (ke politik), semuanya agar polisi bekerja lebih profesional lagi. Kami bekerja sesuai fakta hukum," tambah Dedi.

Tim satgas gabungan kasus penyiraman keras terhadap penyidik KPK, Novel Baswedan dibentuk oleh Kapolri Jenderal Tito Karnavian usai mendapat rekomendasi dari Komnas HAM. Satgas ini akan dipimpin oleh Kapolda Metro Jaya Irjen Idham Azis.

Dalam susunan Satgas ini, terdiri dari penyidik KPK, penyidik Polri, Pakar dan para ahli. Satgas ini akan bekerja selama 6 bulan kedipan atau sampai bulan Juli 2019. [rok]

Komentar

x