Find and Follow Us

Senin, 22 April 2019 | 20:25 WIB

Polri Tegaskan Satgas Gabungan Tak Terkait Politik

Oleh : Muhamad Yusuf Agam | Senin, 14 Januari 2019 | 16:45 WIB
Polri Tegaskan Satgas Gabungan Tak Terkait Politik
(Foto: Inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Polri menegaskan pembentukan tim Satgas Gabungan kasus Novel Baswedan tak terkait kepentingan jelang debat Pilpres 2019. Polri memastikan bersikap profesional setiap menangani kasus.

"Tidak ada kepentingan politik. Saya minta kepada teman-teman tidak memframing pembentukan satgas gabungan ini dengan urusan lain," tegas Kadiv Humas Polri Irjen Mohammad Iqbal di Mabes Porli, Jakarta, Senin (14/1/2019).

Iqbal mengatakan pembentukan satgas gabungan kasus Novel murni atas rekomendasi dari Komnas HAM. Menurut Iqbal, rekomendasi dari Komnas HAM tak wajib dilaksanakan, tapi Polri menganggap perlu membentuk satgas gabungan.

"Itu sinergi antarkementerian dan lembaga. Komnas HAM. Ombudsman itu kan pengawas kita. Jadi, tujuan Kapolri membentuk satgas Ini cuma satu, yakni agar kasus Novel segera terungkap," kata Iqbal.

Iqbal menjelaskan deadline kerja Satgas Gabungan yang dipimpin Kapolda Metro Jaya Irjen Idham Azis. Sesuai surat perintah Kapolri , Satgas akan bekerja 6 bulan atau sampai Juli 2019.

"Surat perintah Kapolri sangat jelas dan tegas. Tim Satgas Gabungan bekerja 6 bulan. Nanti dievaluasi lagi. Ini lumrah dan sesuai kebijakan Presiden RI," ucap Iqbal.

Tim Satgas Gabungan kasus penyiraman air keras terhadap penyidik KPK Novel Baswedan dibentuk Kapolri Jenderal Tito Karnavian seusai mendapat rekomendasi dari Komnas HAM. Tim Satgas Gabungan dipimpin Kapolda Metro Jaya Irjen Idham Azis. Tim Satgas Gabungan terdiri atas penyidik KPK, penyidik Polri, Pakar, dan sejumlah ahli. Tim akan bekerja 6 bulan sejak saat ini sampai Juli 2019.

Komentar

x