Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 20 Januari 2019 | 19:20 WIB

Pemilu 2019, Ajang untuk Fastabiqul Khoirot

Sabtu, 12 Januari 2019 | 03:00 WIB

Berita Terkait

Pemilu 2019, Ajang untuk Fastabiqul Khoirot
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Dewan Pimpinan Pusat Badan Kordinasi Mubaligh se-Indonesia (Bakomubin) mengimbau para elit politik untuk tidak melakukan tindakan yang menggiring potensi perpecahan bangsa. Pemilu Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden harus menjadi momen penting untuk ber-tasbiqul khoirot atau berlomba-lomba dalam kebaikan dan prestasi.

"Karena itu, Bakomubin mengimbau seluruh elemen masyarakat dan pemerintah untuk mengembangkan kehidupan politik yang yang demokratis berdasarkan Pancasila dan berpegang pada etika keadaban yang tinggi," kata Ketua Umum Bakomubin KH. Tatang M. Natsir melalui keterangan tertulis, Jumat (11/1/2019).

Natsir menambahkan, keutuhan bangsa dalam bingkai NKRI tidak boleh rusak atau terkoyak hanya karena ada Pemilu yang berlangsung lima tahun sekali. "Jangan sampai sikap kita yang tidak demokratis dan mengabaikan keadaban dalam politik sampai mengorbankan keutuhan dan persatuan bangsa," tuturnya.

Sementara itu Sekjen DPP Bakomubin H. Abdurrahman Tarjo mengatakan, bangsa Indonesia membutuhkan kepemimpinan nasional yang kuat dan memiliki jiwa nasionalisme yang kokoh. Bakomubin berkeyakinan, untuk membangun sebuah bangsa dan negara Indonesia yang dicita-citakan, yaitu bangsa dan negara Indonesia yang berdaulat, berkemajuan, beradab dan bermartabat dalam pergaulan dunia, bukanlah perkara yang mudah.

"Karena itu dibutuhkan kesadaran nasional yang tinggi, jiwa nasionalisme yang kokoh dari seluruh komponen bangsa dan kepemimpinan nasional yang tangguh, kuat dan berwibawa yang mampu mengarahkan dan atau merealisasikan cita-cita Nasional," tuturnya.

"Kepemimpinan Nasional yang tangguh, kuat dan berwibawa serta jiwa nasionalisme yang kokoh yang menyatupadukan seluruh komponen bangsa, adalah modal paling utama yang akan mengantarkan kepada tercapainya kemajuan dan kejayaan NKRI tercinta,' tandas Abdurrahman Tarjo. [fad]

Komentar

Embed Widget
x