Find and Follow Us

Rabu, 22 Mei 2019 | 07:00 WIB

KPK Diteror, Polri Siap Bentuk Tim Gabungan

Oleh : Muhammad Yusuf Agam | Kamis, 10 Januari 2019 | 19:12 WIB
KPK Diteror, Polri Siap Bentuk Tim Gabungan
(Foto: Inilahcom)

INILAHCOM, Depok - Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengaku turut prihatin atas teror bom palsu di kediaman Ketua KPK Agus Rahardjo dan teror bom molotov di rumah Wakil Ketua KPK Laode M Syarief.

Tito mengaku langsung memerintahkan Kabareskrim untuk menyelidiki kasus ini.

"Saya pertama turut prihatin dengan adanya peristiwa teror terhadap rekan-rekan saya. Bapak Agus Rahardjo dan bapak Laode. Saya begitu mendapat informasi langsung perintahkan Kabareskrim kemudian Kapolda Metro Jaya lalu Kadensus 88 Antiteror untuk ke TKP dan mengupayakan secepat mungkin untuk diungkap kasus-kasus tersebut," jelas Tito di Depok, Jawa Barat, Kamis (10/1/2019).

Tito juga mengungkapkan dirinya langsung menghubungi dua pimpinan KPK tersebut pasca insiden teror. Ia juga telah meminta Kapolda Metro untuk membentuk tim gabungan dengan KPK mengusut kasus ini.

"Saya pun langsung koordinasi dengan pak Agus Rahardjo, dengan Pak Laode, bahkan dari hari pertama saya sudah perintahkan pak Kapolda bila mungkin KPK membentuk tim yang bergabung dengan kita (Polri) untuk ungkap kasus ini supaya penanganan kasusnya betul-betul bisa transparan," ucap Tito.

Terakhir, Tito mengungkap bahwa penyidik sejauh ini telah menemukan beberapa petunjuk yang menarik. Namun, Tito tak membeberkan petunjuk apa yang dimaksud.

"Dan kita berdoa ya mudah-mudahan cepat terungkap. Ada beberapa petunjuk yang menarik," tutur Tito.

Sebelumnya, rumah Wakil Ketua KPK Laode M Syarief di Kalibata, Jakarta Selatan dilempar bom molotov oleh orang tak dikenal pada pukul 01.00 Wib Rabu (9/1). Ada dua bom molotov yang dilempar, namun hanya 1 bom yang sempat meledak. Selain rumah Laode, kediaman Ketua KPK Agus Rahardjo juga di teror bom. Namun polisi memastikan bom yang ditaroh di halaman rumah Agus [ton]

Komentar

x