Find and Follow Us

Senin, 22 April 2019 | 22:12 WIB

PBB Pamekasan Tunggu Hasil Rakornas

Kamis, 10 Januari 2019 | 10:43 WIB
PBB Pamekasan Tunggu Hasil Rakornas
Ketua DPC PBB Pamekasan Suli Faris - (Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Pamekasan - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Bulan Bintang (PBB) Pamekasan belum menentukan pilihan terhadap salah satu pasangan calon presiden dan wakil presiden pada pelaksanaan Pemilihan Umum Presiden (Pilpres), 17 April 2019 mendatang.

"Hingga saat ini kami belum memutuskan mendukung salah satu capres dan cawapres pada pelaksanaan Pilpres mendatang. Karena kami masih menunggu hasil Rakornas (Rapat Koordinasi Nasional) yang dijadwalkan digelar 27 Januari 2019 di Jakarta," kata Ketua DPC PBB Pamekasan Suli Faris, Kamis (10/1/2019).

Hanya saja di jajaran internal partai yang dipimpinnya, terdapat dua opsi yang menjadi hasil keputusan dalam rapat pimpinan yang nantinya akan dibawa ke Rakornas PBB di Jakarta. "Jadi kalau dukungan secara kelembagaan terhadap pasangan calon presiden, pastinya nanti setelah Rakornas di Jakarta," ungkapnya.

"Tapi kalau di internal PBB Pamekasan, kami memiliki dua opsi berbeda yang nantinya akan kita bawa ke Rakornas. Secara kelembagaan sebisa mungkin kita berharap PBB mendukung capres Prabowo, kalau tidak kita lebih fokus ke pileg (pemilu legislatif). Karena masing-masing daerah berbeda, termasuk di Pamekasan," jelasnya.

Kondisi tersebut bukan tanpa alasan, sebab pihaknya lebih memprioritaskan kepentingan partai demi meraup suara dalam pelaksanaan pileg, sekaligus tetap mengedepankan kearifan lokal, termasuk dalam aspek politik. "Dalam persoalan politik nasional, tentu kami tidak mungkin berseberangan dengan arus politik para ulama," imbuhnya.

"Dalam artian jika nanti hasil Rakornas tidak sama dengan apa yang kita usulkan dari daerah, mungkin alangkah lebih baiknya kita fokus memenuhi target di legislatif. Baik di tingkat kabupaten, provinsi dan pusat," tegasnya.

Disinggung soal sosok Yusril Ihza Mahendra yang merapat ke kubu Jokowi-Maruf, politisi yang menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Pamekasan, menegaskan hal itu dilakukan pimpinannya bukan sebagai ketua umum partai, tapi sebagai personal dan profesi yang digelutinya.

"Jadi Prof Yusril merapat ke Pak Jokowi atas nama partai, tapi sebagai pribadi yang berposisi sebagai seorang lawyer. Bahkan beliau (Yusril Ihza Mahendra) juga tidak masuk dalam tim pemenangan Jokowi-Maruf," pungkasnya. [beritajatim]

Komentar

x