Find and Follow Us

Rabu, 19 Juni 2019 | 19:15 WIB

Polisi Akan Periksa Pelatih dan Pemain Persibara

Oleh : Muhammad Yusuf Agam | Selasa, 8 Januari 2019 | 13:24 WIB
Polisi Akan Periksa Pelatih dan Pemain Persibara
Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo - (Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Satgas Antimafia Bola akan memeriksa pelatih hingga pemain Persibara Banjarnegara pasca ditangkapnya wasit Nurul Safarid. Satgas menduga laga antara Persibara Vs PSS Pasuruan yang dimenangkan Persibara dengan skor 2-0 ini sudah diatur.

"Pasti akan kita minta keterangan, pelatih dan pemain Persibara. Juga pihak lawan, PSS Pasuruan pelatih dan pemainnya juga nanti kita minta keterangannya," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (8/1/2019).

Dedi mengatakan pengaturan skor dalam sebuah pertandingan tak hanya melibatkan satu orang dalam hal ini wasit. Ia yakin seluruh yang terlibat dalam pertandingan itu terlibat dalam pengaturan skor.

"Tunggu keterangan tersangka NS buka peran masing-masing. Dalam match fixing tidak mungkin seorang wasit sendiri. Aktor intelektual yang mengatur itu, menghubungi perangkat pertandingan ada," terang Dedi.

"Selain wasit, perangkat pertandingan itu ada asisten wasit, wasit cadangan, pengamat pertandingan," sambung Dedi.

Sebelumnya, Ketua Tim Media Satgas Antimafia Bola Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan pihaknya telah menangkap seorang wasit pertandingan antara Persibara Banjarnegara melawan PSS Pasuruan bernama Nurul Safarid.

Nurul ditangkal karena menerima suap sebesar Rp45 juta dari mantan anggota komisi wasit, Priyanto, untuk memenangkan Persibara. Nurul menerima uang suap tersebut secara cash dan transfer.

"Nurul Safarid menerima uang suap dari Priyanto dan Dwi Irianto sebesar Rp45 juta untuk menguntungkan Persibara dengan rincian Rp 40 juta cash dan Rp5 juta transfer," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya ini, Selasa (8/1/2019). [rok]

Komentar

x