Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 20 Januari 2019 | 00:48 WIB

Satgas Mafia Bola Usut Kasus Persibara Banjar

Oleh : Happy Karundeng | Senin, 7 Januari 2019 | 17:23 WIB

Berita Terkait

Satgas Mafia Bola Usut Kasus Persibara Banjar
(Foto: Inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Ketua Tim Media Satgas Antimafia Bola Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan pihaknya tengah menyelidiki dugaan pengaturan skor terhadap klub Liga 3 Persibara Banjanegara.

"Pengembangan kasus Persibara Banjar Negara ini dari penyidik telah menerbitkan satu buah laporan polisi model A yang terlapornya adalah tersangka VW dengan terlapor DI," kataya di Mapolda Metro Jaya, Senin (5/1/2018)

Ia menjelaskan, hal itu merupakan pengembangan dari laporan Manajer Persibara Banjanegara Lasmi Indriyani, diikuti dengan gelar perkara pada 24 Desember 2018, dan pemeriksaan empat tersangka dan belasan saksi.

"Jadi dari laporan itu kita kan lakukan penyelidikan yaitu kita akan klarifikasi dari pada saksi-saksi dan dari pada saksi yang lain serta bukti-bukti yang ada," bebernya.

Menurutnya polisi akan menggali soal dugaan aliran dana ke terlapor sebesar Rp115 juta.

"Jadi dari terlapor berperan dia menerima. Untuk terlapor D menerima aliran dana dari terlapor VW sebesar 115 juta dengan tujuan memenangkan PS Mojokerto untuk dari Liga 3 menjadi Liga 2," paparnya.

Diketahui, sejak skandal pengaturan skor Liga 2 dan Liga 3 Sepakbola 2018 bergulir pada pertengahan Desember, kepolisian telah menangkap empat tersangka, antara lain anggota komite eksekutif PSSI Johar Lin Eng, mantan anggota komisi wasit PSSI Priyanto bersama anaknya Anik, dan anggota Komisi Disiplin PSSI Dwi Irianto alias Mbah Putih.

Empat tersangka pengaturan skor itu nantinya akan dijerat dengan Pasal 378 dan Pasal 372 KUHP, juga UU RI No.11 Tahun 1980 tentang Tindak Pidana Suap, dan Pasal 3, 4, 5, UU RI Nomor 8 Tahun 2010 tentang Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU). [ton]

Komentar

Embed Widget
x