Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 20 Januari 2019 | 19:24 WIB

1.971 Peserta Tes CPNS Jatim Dinyatakan Lolos

Jumat, 4 Januari 2019 | 23:12 WIB

Berita Terkait

1.971 Peserta Tes CPNS Jatim Dinyatakan Lolos
(Foto: beritajatim)

INILAHCOM, Surabaya - Badan Kepegawaian Dearah (BKD) Provinsi Jawa Timur akhirnya mengumumkan peserta seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang lolos.

Para peserta yang diterima ini segera memiliki Nomor Induk Pegawai (NIP) dan mulai bekerja pada Maret mendatang.

"Yang lolos sebanyak 1.971 peserta. Hasil seleksi ini disampaikan melalui surat pengumuman Sekdaprov Jatim Nomor 810/1026/204/2019 tanggal 2 Januari," ujar Kepala BKD Jatim Anom Surahno, Jumat (4/1/2019).

Dia mengatakan, pengumuman akan diinformasikan kepada seluruh peserta secara online. Baik melalui website BKD maupun official akun media sosial BKD. \"Peserta yang lolos ini akan mengikuti tahapan selanjutnya yakni pemberkasan,\" katanya.

Pemberkasan akan dilakukan peserta yang lolos di BKD Jatim pada 8-14 Januari secara bergelombang. Sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi peserta antara lain SKCK, hasil tes kesehatan dan bebas narkoba dari rumah sakit pemerintah. Selain itu, juga harus mengisi surat pernyataan bersedia tidak pindah kerja selama 10 tahun.

Menurut Anom, setelah pemberkasan nantinya para peserta yang lolos ini akan mendapatkan NIP dan kemudian pembekalan dari BKD. Setelah itu baru mulai masuk kerja. Ia memperkirakan para peserta yang lolos ini akan bekerja pada Maret mendatang.

Saat ditanya terkait gaji dan tunjangan yang akan diterima para peserta yang lolos ini, Anom belum dapat memastikan. Termasuk remunerasi yang berlaku di Pemprov Jatim. "Untuk remunerasi kita masih harus menunggu kelas jabatan yang bersangkutan," jelasnya.

Dia menambahkan, terdapat satu peserta yang tidak lolos dalam seleksi CPNS karena dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS). Hal itu karena pelamar mendaftar dan masuk pada formasi cumlaude.

"Akan tetapi pada ijazah yang bersangkutan ternyata tidak menyebutkan predikat tersebut. Ijazahnya hanya predikat memuaskan, sehingga dinyatakan TMS," imbuhnya.

Anom menuturkan, dari seluruh hasil proses seleksi ini, masih ada 94 formasi kosong. Formasi yang kosong tersebut terdiri dari 10 tenaga pendidik dan 84 tenaga kesehatan, khususnya dokter spesialis.

"Dari lowongan yang kita buka ada 2.065 formasi, sementara yang diterima 1.971 peserta. Untuk yang kosong ini kami usulkan untuk dibuka penerimaan melaui formasi khusus. Tapi kita masih menunggu ketentuan dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB)," pungkasnya. [beritajatim]

Komentar

Embed Widget
x