Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 20 Januari 2019 | 19:09 WIB

Rumah di Tuban Ambruk Diterjang Angin Kencang

Kamis, 3 Januari 2019 | 21:51 WIB

Berita Terkait

Rumah di Tuban Ambruk Diterjang Angin Kencang
(Foto: beritajatim)

INILAHCOM, Tuban - Sebuah rumah di Dusun Pencol, Desa Widang, Kecamatan Widang, Kabupaten Tuban ambruk setelah diterjang angin puting beliung yang melanda wilayah tersebut.

Beruntung tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa ambruknya rumah milik Kastini (60), yang merupakan warga setempat itu. Pasalnya, saat kejadian korban bersama dua cucunya berhasil menyelamatkan diri dengan berlari keluar rumah saat mengetahui rumahnya akan ambruk.

Peristiwa ambruknya rumah milik Kastini itu berawal dari hujan lebat yang mengguyur wilayah tersebut. Bersamaan dengan itu angin kencang atau puting beliung menerjang kawasan pemukiman warga yang tak jauh dari area persawahan itu.

"Awalnya memang terjadi hujan deras yang disertai angin kencang di kawasan Dusun Poncol, Desa Widang itu. Dan saat itu korban berada di dalam rumah bersama cucunya," terang AKP Totok Wijanarko, Kapolsek Widang, Kamis (3/1/2019).

Kapolsek menambahkan, setelah beberapa angin kencang menerjang rumah itu sudah terdapat tanda-tanda rumah milik Kastini akan roboh. Sehingga, seorang nenek yang sudah berusia lanjut itu langsung mengajak cucunya keluar dari dalam rumah meski masih dalam keadaan hujan.

"Ketika mendengarkan suara seperti ada kayu yang patah, Ibu Kastini langsung mengajak cucu cucunya keluar dari rumah. Dan benar, tidak lama kemudian setelah mereka keluar rumahnya itu roboh," katanya.

Rumah milik Kastini itu kondisi hancur dan rata dengan tanah setelah diterjang angin kencang bersama dengan turunnya hujan itu. Hal tersebut, membuat semua barang-barang yang ada di dalam rumah tertimpa reruntuhan kayu-kayu dan juga atap yang ambruk tersebut.

"Tidak sampai ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian ini. Adapun untuk kerugian material ditaksir mencapai sekitar Rp 50 juta," paparnya.

Sementara itu, akibat musibah tersebut membuat Kastini tidak memiliki tempat tinggal lagi. Sehingga, untuk tempat tinggal sementara bersama cucunya itu Kastini harus mengungsi di rumah kerabatnya yang juga ada di kampung tersebut. [beritajatim]

Komentar

Embed Widget
x