Find and Follow Us

Jumat, 21 Juni 2019 | 01:07 WIB

Tak Ada Acara Pesta Kembang Api di Jatim

Senin, 31 Desember 2018 | 16:42 WIB
Tak Ada Acara Pesta Kembang Api di Jatim
(Foto: Beritajatim)

INILAHCOM, Surabaya - Dalam rangka menyambut Tahun Baru 2019, Pemprov Jatim akan menggelar Istighotsah bersama yang akan diselenggarakan di depan Kantor Gubernur Jatim, Jalan Pahlawan Surabaya, Senin (31/12/2018) malam. Pemprov meniadakan pesta kembang api dan lebih memilih berdoa.

Istighotsah tahun ini bertemakan Doa Syukur atas Perjalanan serta Berakhirnya Tahun 2018 dan menyongsong Tahun 2019. Agenda tersebut merupakan agenda tahunan sebagai wujud syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa karena memberikan kemudahan dalam menyelenggarakan tata pemerintahan yang baik, dengan kondisi yang aman, nyaman dan tentram.

Kepala Biro Humas dan Protokol Setdaprov Jatim Aries Agung Paewai mengatakan, kegiatan tersebut akan dimulai pada pukul 20.00 WIB dengan agenda tauziyah dari KH D Zawawi Imron serta doa dzikir bergantian dari ulama dari pondok pesantren yang hadir.

"Setidaknya, ada sektiar 5.000 peserta yang akan mengikuti acara tersebut dan juga masyarakat umum bisa ikut bersama-sama diperkirakan 10.000 jamaah Istighotsah juga akan disemarakkan dengan lantunan salawat dari Grup Ikatan Seni Hadrah Indonesia (Ishari) dari Jombang, Kediri, Surabaya, Mojokerto, Gresik dan Pasuruan," tuturnya.

Sementara puncak pergantian tahun baru akan digelar tepat pukul 23.00 WIB. Rencananya, acara tersebut akan dihadiri Gubernur Jatim Soekarwo bersama Ketua DPRD Jatim, Kapolda Jatim, Pangdam V/Brawijaya beserta Forkopimda Jatim lainnya.

Untuk menandai datangnya pergantian tahun, diakhir acara akan dilakukan pemukulan rebana oleh Gubernur Jatim bersama seluruh Forkopimda Jatim secara bersama-sama.

Pakde Karwo berpesan kepada masyarakat Jatim agar senantiasa berdoa dan berdzikir menyongsong tahun baru 2019 serta tidak bereuforia terlalu berlebihan memasuki tahun baru 2019.

Sebelumnya, juga akan diberikan bingkisan untuk anak yatim piatu yang berjumlah sekitar 100 orang, berasal dari 20 yayasan di antaranya Panti Asuhan (PA) Darul Hikmah Gubeng Kertajaya, PA Cahaya Insani Gubeng Kertajaya dan PA Al Jihad Surabaya. Isi dari bingkisan di antaranya tas sekolah, gula, minyak goreng, beras, mie instan dan santunan dana.[beritajatim]

Komentar

x