Find and Follow Us

Minggu, 21 Juli 2019 | 08:00 WIB

Kades Asal Lamongan Terjaring Razia Saat Karaoke

Minggu, 30 Desember 2018 | 13:25 WIB
Kades Asal Lamongan Terjaring Razia Saat Karaoke
(Foto: beritajatim)

INILAHCOM, Tuban - Guna menciptakan situasi yang aman dan mencegah peredaran narkoba di wilayah Kabupaten Tuban, petugas gabungan dari Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Tuban, bersama Satpol PP, Polisi dan TNI menggelar razia tempat hiburan malam, Sabtu (29/12/2018) malam.

Dalam razia kali ini petugas tidak menemukan adanya pengunjung karaoke yang terindikasi sebagai pemakai narkoba.

Namun, petugas menemukan sejumlah pengunjung karaoke yang tidak membawa identitas dan salah satunya adalah seorang yang mengaku sebagai Kepala Kesa (Kades) asal Kabupaten Lamongan.

Pantauan beritajatim.com di lapangan, razia tempat hiburan malam itu dilakukan di tempat karaoke yang ada di kawasan jalan Tuban-Semarang KM 5, Desa Sugihwaras, Kecamatan Jenu, Tuban.

Puluhan personil gabungan itu memeriksa para pengunjung yang ada di kawasan barat Kota Tuban itu.

"Ini kegiatan yang sudah rutin kita laksanakan. Dan malam ini kita menyisir melakukan pemeriksaan di tiga tempat karaoke," terang AKBP I Made Arjana, Kepala BNNK Tuban setelah kegiatan razia itu.

Ketika berada di tempat hiburan malam, petugas memeriksa dan menggeledah barang-barang bawaan para pengunjung, termasuk tas milik para pemandu lagu. Selain itu, pemeriksaan identitas juga dilakukan oleh petugas terhadap para pengunjung yang ada dan kemudian dilakukan tes urine.

"Kali ini dari tiga lokasi karaoke itu, kita lakukan tes urine secara acak. Dari tiga tempat itu, kita tes sebanyak 52 orang," tambahnya.

Dari hasil pemeriksaan, puluhan orang pengunjung dan juga pegawai karaoke petugas tidak mendapati adanya pengunjung maupun pemandu lagu yang terindikasi narkoba. Namun, sedikitnya ada 15 orang yang kedapatan tidak membawa KTP, termasuk seorang Kepala Desa (Kades) yang akhirnya bisa menunjukkan foto KTP dari HP-nya.

"Yang tidak membawa identitas diamankan untuk diberikan pembinaan. Karena apa, setiap kali kita kegiatan razia yang kedapatan tidak membawa identitas selalu mengatakan jika KTP-nya di rumah," papar Kepala BNNK Tuban itu.

Sementara itu, rutinnya kegiatan razia yang dilakukan BNNK Tuban di tempat hiburan malam itu untuk mencegah masuknya peredaran narkoba di Tuban Bumi Wali. Pasalnya, disinyalir tempat karaoke merupakan salah satu pintu masuk penyalahgunaan narkoba.[beritajatim]

Komentar

x