Find and Follow Us

Kamis, 20 Juni 2019 | 11:03 WIB

Golkar Kabupaten Bogor Siap Menangkan Pemilu 2019

Sabtu, 29 Desember 2018 | 13:39 WIB
Golkar Kabupaten Bogor Siap Menangkan Pemilu 2019
(Foto: inilahcom/dok)

INILAHCOM, Cibinong - DPD Partai Golkar Kabupaten Bogor menggelar rapat akhir tahun, membahas strategi pemenangan partai dan pasangan calon nomor urut satu Joko Widodo dan KH. Maruf Amin.

"DPD Partai Golkar sudah siap dalam memenangkan Pileg dan Pilpres tahun 2019 ini, hal itupun tentu atas utusan dari ketum DPP Golkar yaitu Pak Airlangga yang mengintruksikan agar partai bisa menang dalam pemilu ini," ujar Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Bogor Ade Ruhandi, Sabtu (29/12/2018).

Selain itu, dia meminta doa dan dukungan dari kader terkait gugatan yang sudah diterima oleh penggugat tim advokasi Jaro Ade - Ingrid Kansil atas nomor surat RELAAS Perkara NO 304/Pdt.G/2018/PN.Cbi. yang akan dilaksanakan pada Selasa 8 Januari tahun 2019 pukul 09:00 WIB.

"Kebenaran harus ditegakkan, insyaallah Allah akan membimbing kita yang benar, dan menunjukan mana yang salah," imbuhnya.

Hal itupun langsung mendapat dukungan keras dari para ketua PK Golkar kecamatan dan anggota DPD Partai Golkar Kabupaten Bogor.

Ketua Bapilu Arman salam menambahkan hasil pleno akhir tahun 2018 meminta agar Ketua Umum DPP Golkar untuk turun langsung memenangkan Pileg dan Pilpres tahun 2019.

"Seperti tahun 2014 lewat Pak Airlangga Golkar bisa menang di Kabupaten Bogor," ujarnya.

Sebagaimana diberitakan, Permasalahan Daftar Pemilih Tetap (DPT) dalam Pemilihan Bupati Bogor 2018 beberapa waktu lalu rupanya sampai saat ini belum terselesaikan.

Dalam permasalahan ini, KPU dan Bawaslu Kabupaten Bogor dilaporkan ke Pengadilan Negeri (PN) Cibinong oleh kubu pasangan Jaro Ade - Inggrid kansil (JADI) yang dibackup 12 orang kuasa hukum, Rabu (28/11/2018).

Ade Ruhandi atau Jaro Ade mengatakan bahwa hal ini merupakan amanah dari partai koalisi.

Pria yang juga menjabat sebagai kepala tim kemenangan Capres Jokowi - Ma'ruf Kabupaten Bogor ini mengatakan bahwa pihaknya akan terus memperjuangkan dan menempuh jalur hukum berdasarkan keputusan DKPP terkait kesalahan KPU dan Bawaslu Kabupaten Bogor perihal sengketa DPT Pilkada 2018.

"Pelaporan ini didasarkan atas amanah yang diberikan para partai koalisi kepada pasangan Calon Bupati Bogor periode 2018-2023, Ade Ruhandi dan Ingrid Kansil," kata Jaro Ade kepada wartawan, Rabu (28/11/2018).

Salah satu kuasa hukum JADI, Herdian Nuryadin, mengatakan bahwa sebelumnya pihaknya sudah membawa permasalahan ini ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Namun, kata dia, pihak MK tidak dapat menerima permohonan tersebut karena terkait syarat kedudukan hukum (legal standing).

Serta ada atau tidaknya pelanggaran hukum belum sampai ke penilaian oleh MK padahal menurutnya pelanggaran hukum yang dimaksud itu ada.

"Harus ada institusi yang menyelesaikan pelanggaran yang berkategori perbuatan melawan hukum, agar pelaksanaan kedaulatan rakyat dalam pemilihan kepala daerah tidak terciderai," kata Herdian. [rok]

Komentar

x