Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 20 Januari 2019 | 00:45 WIB

Ini Siasat Mafia Atur Skor Bola versi Polisi

Oleh : Ahmad Farhan Faris | Sabtu, 29 Desember 2018 | 00:11 WIB

Berita Terkait

Ini Siasat Mafia Atur Skor Bola versi Polisi
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono - (Foto: Inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Tim Satuan Tugas Antimafia Bola yang dibentuk Polri dan Polda Metro telah menangkap anggota Komisi Wasit Priyanto (P) dan anaknya Anik (A) karena dugaan keterlibatan kasus pengaturan skor.

Selain itu, kepolisian juga menangkap Exco PSSI Johar Lin Eng dan anggota nonaktif Komisi Disiplin PSSI Dwi Irianto atau Mbah Putih yang baru saja ditangkap oleh tim satgas.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono mengatakan para pelaku ini memiliki peran masinh-masing yakni Priyanto berperan mencari wasit yang bisa dan mudah diatur sesuai arahan dari Johar Lin Eng.

"Dia (Johar) menyuruh komunikasi ke P. P mantan komisi wasit. P tahu, artinya ada 35 wasit, jadi dia tahu, tidak semua wasit bisa diajak kompromi, tetapi tertentu saja yang diajak sama dia," kata Argo di Mapolda Metro, Jumat (28/12/2018).

Argo mengatakan Johar bisa menentukan klub untuk tanding dengan kelompok mana, bahkan masuk dalam grup yang ringan-ringan termasuk jadwal permainan. Jadi, pengurus klub berkomunikasi dengan Johar.

"Jadi, kalau klub sudah komunikasi dengan dia tinggal ditentukan wasitnya siapa," ujarnya.

Kemudian, Argo mengatakan Anik yang merupakan mantan wasit futsal juga terlibat dan berperan sebagai asisten dari pelapor Lasmi Indrayani yang menjadi manajer Persibara Banjarnegara.

Namun, Anik sebenarnya juga mengumpulkan uang dari pelapor untuk dibagi ke sejumlah pihak terkait pengaturan skor.

"Dia (Anik) menerima juga uang dari pelapor, intinya setiap pertandingan mengeluarkan uang Rp100 juta sampai Rp200 juta. Dibagi yang terima si A, nanti dia dikirim ke P nanti ngirim ke C," tandasnya. [ton]

Komentar

Embed Widget
x