Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 16 Januari 2019 | 14:07 WIB

Sampang Kesulitan Air Bersih

Rabu, 26 Desember 2018 | 19:11 WIB

Berita Terkait

Sampang Kesulitan Air Bersih
(Foto: inilahcom/ilustrasi)

INILAHCOM, Sampang - Musim penghujan yang telah berlangsung beberapa bulan terakhir bukan menjadi indikator bahwa wilayah tersebut terbebas dari bencana kekeringan.

Seperti yang terjadi di Desa Gulbung, Kecamatan Pengarengan, Kabupaten Sampang, Madura. Sebab, sampai saat ini warga yang tinggal di wilayah tersebut masih kesulitan mendapatkan air bersih.

"Sampai sekarang kami masih dilanda bencana kekeringan, karena sumber mata air di desa kami, rata-rata masih kosong," kata Subhan (30) warga Desa Gulbung, Rabu (26/12/2018).

Untuk memenuhi kebutuhan air bersih, Subhan dan warga setempat harus mengeluarkan duit Rp300 ribu setiap bulan. "Harga air tangki sekitar Rp 140 ribu, itu hanya cukup untuk keperluan 15 hari, jadi sebulan dua tangki atau Rp300 ribu," ujarnya.

Dengan kondisi ini, Subhan dan warga di Desa Gulbung berharap pemerintah tetap melakukan pendistribusian air bersih untuk warga yang dilanda kekeringan. Sebab, bencana ini diperkirakan akan berlangsung lama jika melihat intensitas hujan yang masih minim.

Terpisah, kepala BPBD Sampang, Anang Joenaidi beberapa waktu lalu resmi menghentikan droping air bersih kepada warga di 42 desa se Kabupaten Sampang. Pasalnya, pihaknya berdalih jika musim kemarau telah berakhir. Namun, realita di lapangan hujan belum merata dan berdampak sumber mata air masih kering.

"Droping air resmi kami hentikan 31 Oktober 2019," jelas Anang beberapa waktu lalu. [beritajatim]

Komentar

x