Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 18 Desember 2018 | 23:29 WIB

Kantuk, Imron Tabrak Pengendara Motor Hingga Tewas

Sabtu, 8 Desember 2018 | 18:33 WIB

Berita Terkait

Kantuk, Imron Tabrak Pengendara Motor Hingga Tewas
(Foto: beritajatim)

INILAHCOM, Sidoarjo - Diduga mengantuk saat berkendara, mobil Toyota Yaris Warna merah Nopol W 234 LI yang dikemudikan H Muhamad Imron warga Desa gamping Krian Sidoarjo menabrak motor saat melintas di Jalan Raya Desa Suwaluh tepatnya depan SMP Proklamasi Balongbendo.

Akibat tabrakan itu, motor Honda Vario150 Hitam Nopol W 3426 N yang di dikemudikan Moch Fatkhur Imron warga Luwung Sarirogo RT 05/01 Sidoarjo, rusak parah dan Fatkhur tewas di tempat kejadian.

Kecelakaan itu bermula, saat mobil Yaris melaju kencang dari arah barat ke timur (Mojokerto-Surabaya), tiba-tiba oleng dan menabrak marka jalan hingga melompat ke jalur asebelahnya (Surabaya-Mojokerto).

Bersamaan dengan itu motor Honda Vario yang dikemudikan Fatkur langsung terhantam keras. Bagian kap depan mobil Muhammad, rusak berat, begitu juga kondisi motor Fatkhur, rusak parah.

"Mobil melaju dari arah barat dan sepertinya oleng. Lalu menabrak pembatas lajur hingga melompat ke jalan arus berlawanan hingga menabrak pengendara motor," kata Rifai salah satu warga setempat, Sabtu (8/12/2018).

Petugas Lantas Polsek Balongbendo Aiptu Asrori yang tiba dilokasi langsung melakukan olah TKP. Beberapa saksi juga dimintai keterangan dan mengevakuasi korban laka ke rumah sakit.

"Satu korban pengendara motor diketahui meninggal dunia di TKP. Korban sudah dievakuasi ke RS Anwar Medika untuk dilakukan visum," terang Asrori.

Dia menjelaskan, untuk sementara penyebab dari kecelakaan ini diduga karena pengemudi mobil dalam keadaan mengantuk sehingga menabrak median jalan hingga melompat ke lajur arah berlawanan.

Bersamaan dengan itu sepeda motor yang melintas dari timur ke barat langsung tertabrak dan terpental keras..

"Kedua kendaraan yang terlibat kecelakaan sudah dievakuasi ke Mapolsek Balongbendo. Pengendara mobil dimintai keterangan untuk proses lebih lanjut," tegasnya.[beritajatim]

Komentar

Embed Widget
x