Find and Follow Us

Selasa, 25 Juni 2019 | 03:23 WIB

Bela Dubes Saudi

Gerindra Imbau Ormas Tak Kompori Masyarakat

Oleh : Ray Muhammad | Sabtu, 8 Desember 2018 | 05:00 WIB
Gerindra Imbau Ormas Tak Kompori Masyarakat
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Partai Gerindra meminta agar tak ada lagi pihak yang mengompori masyarakat dengan kembali mempersoalkan kicauan Duta Besar Arab Saudi Osama bin Mohammed Abdullah Al-Suaibi soal bendera tauhid.

Politikus Gerindra Abdul Ghoni mengimbau seluruh pihak, termasuk PBNU agar menciptakan suasana sejuk di tengah masyarakat menyusul adanya permintaan mereka agar pemerintah Indonesia mengusir Duta Besar Arab Saudi Osama bin Mohammed Abdullah Al-Suaibi.

"Buat sejuklah negara ini menjelang Pemilu. Jangan membuat masyarakat jadi gonjang-ganjing," ujar Abdul Ghoni kepada INILAHCOM, Jakarta, Jumat (7/12/2018).

Ia menegaskan, situasi politik yang kondusif di tengah momentum menjelang pemilu merupakan hal penting yang perlu diperhatikan oleh semua pihak.

Organisasi masyarakat, lanjutnya, seharusnya menyerukan ajakan-ajakan yang membuat tenang bukannya malah membuat kegaduhan apalagi menciptakan praduga di tengah publik.

"Saya pikir tidak perlu lagi dipersoalkan baik ormas-ormas yang ada di Indonesia menyangkut masalah yang bernuansa ke tauhid. Kalau gonjang-ganjing kan, stabilitas negara jadi nggak stabil," tandasnya.

Diketahui, dalam cuitannya, Osama bin Mohammed Abdullah Al-Suaibi menyebut Reuni Akbar 212 yang berlangsung Ahad, 2 Desember 2018 terjadi lantaran dipicu pembakaran bendera Tauhid oleh orang atau organisasi yang sesat.

"Massa yang berjumlah lebih dari satu juta berkumpul demi menyatakan persatuan umat Islam merupakan reaksi keras terhadap dibakarnya bendera tauhid oleh seorang atau pihak organisasi sesat, menyimpang, kurang lebih sebulan yang lalu," begitu sepenggal isi cuitan Dubes Arab Saudi lewat akun @Os_alshuibi yang diterjemahkan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama KH Said Aqil Siradj di hadapan wartawan pada Senin sore.

Komentar

x