Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 25 Maret 2019 | 20:15 WIB

Biar Gak Ketahuan, Eddy Pakai Kacamata dan Topi

Oleh : Ivan Sethyadi | Jumat, 7 Desember 2018 | 08:46 WIB

Berita Terkait

Biar Gak Ketahuan, Eddy Pakai Kacamata dan Topi
Bekas petinggi Lippo Group yang jadi buronan KPK, Eddy Sindoro - (Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Bekas petinggi Lippo Group yang jadi buronan KPK, Eddy Sindoro, memakai topi dan kacamata hitam waktu tiba di Bandara Soekarno-Hatta saat proses deportasi.

Kacamata dan topi itu digunakan Eddy untuk menutupi identitasnya agar bisa kabur lagi ke Bangkok.

Hal itu diceritakan saksi Dwi Hendra Wibowo, Pegawai protokoler AirAsia, dalam sidang terdakwa Lucas di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (6/12/2018) malam.

"Untuk penyamaran (Eddy Sindoro) mungkin, saya nggak jelas maksud apa, cuma diperintah Bu Dina saja," ucap Bowo menjawab pertanyaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK.

Dina yang dimaksud adalah Coorporate Sekretaris PT Gajendra Adhi Sakti.

Bowo juga mengaku menerima uang SGD 30 ribu dan Rp 10 juta dari Dina Soraya untuk biaya operasional di Bandara Soetta. Uang tersebut dibagikan kepada Yulia Shintawati selaku Duty Executive PT Indonesia AirAsia, M Ridwan selaku Staff Customer Service Gapura dan Andi Sofyar selaku petugas imigrasi Bandara Soekarno-Hatta. Ketiga orang itu disebut Bowo membantu menjemput Eddy bersama Chua Chwee Chye alias Jimmy alias Lie dan Michael Sindoro di Bandara Soetta.

Uang tersebut digunakan Bowo untuk membeli topi dan kacamata agar publik tidak mengenali Eddy di Bandara. Bowo saat itu diperintah Dina untuk membeli topi dan kacamata.

"Ada request Pak Eddy kepada Ibu Dina dari pemikiran saya karena permintaan Ibu Dina," tutur Bimo.

Selama pengalaman bekerja di Bandara, Bowo mengaku selalu memberikan sesuatu kepada tamunya. Hanya Eddy yang diberikan topi dan kacamata oleh Bowo.

"Biasanya saya belikan makanan dan minuman tapi baru kali ini topi sama Pak Eddy," kata Bowo. [rok]

Komentar

x