Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 16 Desember 2018 | 16:41 WIB

31 Pekerja Proyek Tewas di Papua

Hastag #MajuTerusTransPapua Sempat Trending

Oleh : Ahmad Farhan Faris | Rabu, 5 Desember 2018 | 08:08 WIB

Berita Terkait

Hastag #MajuTerusTransPapua Sempat Trending
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Warganet memberikan dukungan terhadap pembangunan Trans Papua pasca adanya aksi teroris yang diduga dilakukan kelompok kriminal bersenjata (KKB) terhadap 31 pekerja proyek di Kali Yigi dan Kali Aurak, Distrik Yigi, Kabupaten Nduga, Papua.

"Kita harus bersatu, kita harus saling support dan aparat keamanan harus lebih sigap lagi mengatasi gangguan keamanan di Papua. #MajuTerusTransPapua," kata netizen bernama Fadil Reza @FadilReza14 yang dikutip INILAHCOM, Rabu (5/12/2018).

Kemudian, pemilik akun Septian Kuncoro @SeptianKuncoro1 mengatakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) memang ingin memprioritaskan pembangunan jalan di luar Jawa.

"Demi mendorong pemerataan ekonomi, pemerintahan Presiden Jokowi memprioritaskan pembangunan jalan di luar Jawa. Salah satunya Trans Papua di Provinsi Papua dan Provinsi Papua Barat. #MajuTerusTransPapua," ujarnya.

Memang, Indonesia ini dari Sabang sampai Merauke dan Merauke itu Papua. Oleh karena itu, Papu tidak bisa dinomorduakan.

"Harus sama harus rata dalam pembangunan, baik infrastruktur maupun suprastruktur. Itu yang namanya adil. @PowerEmak #MajuTerusTransPapua," kata Kasih Septia Jung @amirullll_.

Namun, akibat adanya aksi pembunuhan terhadap 31 pekerja perusahaan milik BUMN PT Istaka Karya. Maka berimbas kepada proses pembangunan Trans Papua yakni dihentikan oleh pemerintah, sehingga netizen berharap agar kasus ini bisa cepat selesai dan pembangunan dilanjutkan.

"Imbas pembunuhan 31 pekerja proyek Trans Papua, Kementerian PUPR menghentikan sementara sampai gangguan keamanan teratasi. Kita berdoa semoga kemanan terjaga. #MajuTerusTransPapua,"kata Waan Sama @Waan_Sama.

Dengan demikian, langkah Presiden Jokowi yang memerintahkan Polri dibantu TNI untuk mengusut kasus penembakan terhadap 31 pekerja di Nduga ini mendapatkan apresiasi dari netizen.

"Presiden @jokowi merespons cepat kabar ini. Beliau memerintahkan Panglima TNI dan Kapolri menyelidiki kasus pembunuhan para pekerja proyek Trans Papua. #MajuTerusTransPapua," kata Hanna Anisya @HannaAnisya.

Sementara, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto turut mendoakan para korban penembakan sadis yang diduga dilakukan kelompok kriminal bersenjata di Nduga, Papua.

"Belasungkawa dan #DoaUntukPahlawanPapua. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi keikhlasan & ketabahan. Saya telah mengambil tindakan terukur & tegas atas kasus ini. Mohon masyarakat tetap tenang. Semoga Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuat melindungi kita. #MajuTerusTransPapua," kata Hadi Tjahjanto @TjahjantoHadi.

Sebelumnya, 31 pekerja proyek jalan trans Papua ditembak mati kelompok kriminal bersenjata (KKB) Papua di Kali Yigi dan Kali Aurak, Distrik Yigi, Kabupaten Nduga, Papua. Mereka dibunuh di waktu yang berbeda. Sementara 15 pekerja proyek diinformasikan masih menjadi sandera kelompok tersebut.

"24 orang dibunuh hari pertama (Sabtu), 8 orang yang selamatkan diri di rumah anggota DPRD dijemput dan dibunuh (ada 7 orang meninggal dunia) dan 1 orang belum ditemukan atau melarikan diri. Informasinya ada 15 pekerja proyek masih tertahan," ucap Kabid Humas Polda Papua Kombes AM Kamal.[ris]

Komentar

x