Find and Follow Us

Selasa, 25 Juni 2019 | 03:42 WIB

DPR Usul PBNU Segera Musyawarah dengan Dubes Saudi

Oleh : Ahmad Farhan Faris | Rabu, 5 Desember 2018 | 07:15 WIB
DPR Usul PBNU Segera Musyawarah dengan Dubes Saudi
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Anggota DPR RI Fraksi Partai Gerindra, Sodik Mudjahid menyarankan perseteruan PBNU dengan Duta Besar Arab Saudi Osama bin Mohammed Al-Suaibi segera dihentikan dan diselesaikan dengan cara musyawarah.

"Ya lebih baik (dihentikan segera dengan musyawarah)," kata Sodik kepada INILAHCOM, Selasa (4/12/2018).

Menurut dia, memang hak Nahdlatul Ulama sebagai organisasi massa dalam NKRI untuk bersikap dan berpendapat terhadap pernyataan siapa pun termasuk pernyataan diplomat asing.

"Itu adalah kewajiban NU sebagai induk dari organisasi GP Anshor dan Banser," ujar Wakil Ketua Komisi VIII DPR ini.

Oleh karena itu, Sodik meyakini Kerajaan Saudi Arabia pasti paham sekali apa yang harus dilakukan untuk menjaga hubungan diplomatik dengan Pemerintah RI dan paham sekali apa yang harus dilakukan untuk menjaga ukhuwah dengan PBNU.

"Misal mengundang PBNU ke tanah suci untuk dilanjutkan melakukan musyawarah dan kerja sama keagamaan dengan PBNU," jelas dia.

Seperti diberitakan, melalui kicauan di akun Twitter, Dubes Saudi untuk RI Osama bin Mohammed Abdullah Al-Suaibi menyebut Reuni Akbar 212 yang berlangsung Ahad, 2 Desember 2018 terjadi lantaran dipicu pembakaran bendera tauhid oleh orang atau organisasi yang sesat.

"Massa yang berjumlah lebih dari satu juta berkumpul demi menyatakan persatuan umat Islam merupakan reaksi keras terhadap dibakarnya bendera tauhid oleh seorang atau pihak organisasi sesat, menyimpang, kurang lebih sebulan yang lalu," begitu sepenggal isi cuitan Dubes Arab Saudi lewat akun @Os_alshuibi yang diterjemahkan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama KH Said Aqil Siradj.[ris]

Komentar

x