Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 13 Desember 2018 | 10:17 WIB

Sebut Soeharto Guru Korupsi

Basarah Dilaporkan ke Polda Metro

Oleh : Happy Karundeng | Selasa, 4 Desember 2018 | 08:16 WIB

Berita Terkait

Basarah Dilaporkan ke Polda Metro
Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Ahmad Basarah - (Foto: Inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Ahmad Basarah dilaporkan ke Polisi, Senin (3/12/2018).

Basarah dipolisikan buntut pernyataannya tentang Presiden kedua Soeharto merupakan guru korupsi.

Seorang warga bernama Rizka Prihandi melaporkan Basarah ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Metro Jaya. Basarah dilaporkan atas dugaan Tindak Pidana Pasal 156 KUHP Jo. Pasal 14 dan 15 UU No. 1 Tahun 1946 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis.

Kuasa hukum Rizka, Heryanto mengatakan, Ahmad Basarah menyatakan di media bahwa Soeharto adalah Guru Korupsi dan Bapak Korupsi. Selain itu, dirinya menegaskan jIka kliennya tak memiliki afiliasi dengan partai politik manapun.

"Yang melaporkan adalah warga negara Indonesia yang punya kebanggaan kepada Soeharto. Melaporkan Ahmad Basarah karena pernyataannya di media. Menyebut Soeharto Bapak Korupsi dan Guru Korupsi. Tidak, tidak ada afiliasi dengan parpol," katanya di SPKT Polda Metro, Senin malam.

Sementara, Rizka Prihandy mengatakan mendapatkan berita ini di media. Menurutnya, perkataan Ahmad Basarah itu bermuatan unsur ujaran kebencian kepada Presiden Soeharto.

"Kami loyalis dan pecinta Soeharto melaporkan yang bersangkutan, agar menjadi tindakan hukum lebih baik. Karena kami tidak ingin ada preseden buruk ke depannya," ujarnya.

Adapun pihaknya membawa sejumlah barang bukti seperti kliping di beberapa media online terkiat pernyataan Basarah tersebut

Diketahui, Rizka dan sejumlah kuasa hukumnya keluar dari ruangan SPKT Polda Metro Jaya sekitar pukul 23.15 WIB. Laporan diterima dengan Nomor LP/6606/XXI/2018/PMJ/Dit.Reskrimum tanggal 03 Desember 2018.

Sebelumnya, Ahmad Basarah, politisi PDIP sekaligus Juru Bicara Capres dan Cawapres nomor urut 1 Jokowi Maruf Amin, menyebut Presiden kedua Soeharto yang merupakan penguasa otoriter Orde Baru adalah guru korupsi.

Cap tersebut disematkan Basarah terhadap Soeharto sebagai tanggapan ucapan kubu Capres dan Cawapres nomor urut 2 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno yang menyebut korupsi di Indonesia sudah stadium 4 alias akut.

"Jadi, guru dari korupsi indonesia sesuai TAP MPR nomor 11 tahun 1998 itu mantan presiden Soeharto dan itu adalah mantan mertuanya Pak Prabowo," jelas Basarah di Megawati Institute, Jalan Proklamasi, Jakarta Pusat, Kamis (28/11/2019).

Karena itu Basarah menilai ucapan Prabowo mengenai korupsi di Indonesia kekinian sudah stadium 4 tersebut malah memercikkan air ke wajah sendiri.

"Jadi ini adalah PR bangsa kita, yang sampai sekarang harus mencuci piring tradisi korupsi yang dilakukan pada zaman lalu, sehingga rakyat melakukan koreksi, akhirnya muncul era reformasi tahun 98," ujarnya.

Komentar

x