Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 15 Desember 2018 | 17:34 WIB

Reuni 212 Disebut Kokohkan Keindonesiaan

Oleh : Happy Karundeng | Sabtu, 1 Desember 2018 | 03:06 WIB

Berita Terkait

Reuni 212 Disebut Kokohkan Keindonesiaan
Ketua Fraksi PKS DPR Jazuli Juwaini - (Foto: Inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Ketua Fraksi PKS DPR Jazuli Juwaini menilai pelaksanaan reuni akbar 212 adalah suatu hal yang positif. Menurutnya ini akan jadi ajang untuk mengokohkan keindonesiaan.

"Saya lihat acara ini positif untuk mengokohkan keindonesiaan. Spirit 212 itu positif sejak awal karena ia lahir sebagai reaksi atas tindakan yang menodai keindonesiaan yaitu penistaan agama," katanya kepada INILAHCOM, Jumat (30/11/2018).

Menurutnya tidak ada yang perlu dikhawatirkan dari ghirah umat ini. Justru gerakan 212 bisa menghasilkan senyawa dan energi positif bagi bangsa karena nuansa ukhuwah (persaudaraan) yang sangat kental terasa pada gerakan ini. Bukan hanya ukhuwah sesama umat Islam tapi juga sesama warga bangsa.

"Karena spirit itulah,sejatinya peserta aksi-aksi yang lalu bukan saja umat Islam tapi juga nonmuslim, bukan hanya orang Jakarta tapi datang dari berbagai suku dan daerah di Indonesia. Ini bukti kebhinnekaan dari aksi-aksi selama ini," ulasnya.

Diketahui Aksi Bela Islam 2 Desember digelar pertama kali di kawasan Monas pada 2016 silam. Kemudian gerakan yang kemudian santer dengan sebutan aksi 212 ini sempat menggelar reuni Persaudaraan Alumni (PA) 212 tahun 2017 lalu. Kemudian tahun 2018 ini merupakan reuni akbar alumni 212. Aksi belakangan mulai menuai pro dan kontra. Beberapa pihak bersuara untuk menolak aksi ini dengan alasan kebangsaan dan sebagainya. [hpy]

Komentar

x