Find and Follow Us

Rabu, 26 Juni 2019 | 22:15 WIB

Cegah Aksi Teror

Polri Gandeng Ormas Amankan Natal dan Tahun Baru

Oleh : Muhammad Yusuf Agam | Rabu, 28 November 2018 | 15:45 WIB
Polri Gandeng Ormas Amankan Natal dan Tahun Baru
Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo - (Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Polri akan memaksimalkan pengamanan antisipasi teror di libur natal dan tahun baru 2018 untuk memperkecil pergerakan-pergerakan aksi teroris.

"Antisipasi gangguan teror untuk memaksimalkan satgas antiteror dan radikalisme di polda polda, serta untuk densus 88 dan korwil di Polda-Polda itu ada monitor sleeping cell yang memiliki potensi yang akan mengganggu kegiatan masyarakat jelang akhir tahun," ujar Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Rabu (28/11/2018).

Dedi mengatakan Polisi juga telah melakukan penyuluhan kepada masyakarat serta edukasi akan bahaya terorisme. Polisi juga melibatkan tokoh agama untuk menangkal aksi paham radikalisme ini.

"Kami juga melakukan komunikasi dengan TNI BNPT Intelijen untuk melakukan mitigasi terhadap pergerakan-pergerakan kelompok radikalisme di tengah masyarakat, dengan sosialisasi dan edukasi maupun penyuluhan langsung dengan BNPT sebagai sektor terdepan melibatkan tokoh-tokoh agama," kata Dedi.

Selain itu, organisasi masyarakat (ormas) juga dilibatkan untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat di wilayah masing-masing. Pengamanan melalui komunikasi dengan ormas, tokoh agama, pemuda-pemuda dinilai bisa mempersempit pergerakan-pergerakan pelaku teror.

"Di wilayah-wilayah tertentu dilibatkan seluruh ormas-ormas yang beragama lain selain nasrani baik islam, kemudian nanti banser, pemuda Muhammadiyah, pemuda Hindu, pemuda Buddha membantu aparat kepolisian mengamankan kegiatan saudara-saudara yang mengamankan kegiatan ibadah di gereja atau tempat lainnya," jelas Dedi.

Polri sendiri mengerahkan setidaknya 94.946 personel dalam rangka pengamanan Natal dan tahun baru atau disebut operasi Lilis 2018. Operasi lilin akan digelar mulai 10 Desember sampai awal Januari 2019.[jat]

Komentar

x