Find and Follow Us

Senin, 22 Juli 2019 | 03:01 WIB

Prabowo Diminta Klarifikasi Terkait Ojol

Sabtu, 24 November 2018 | 22:04 WIB
Prabowo Diminta Klarifikasi Terkait Ojol
(Foto: inilahcom/Dok)

INILAHCOM, Jakarta - Pernyataan capres Prabowo Subianto terkait ojek online menuai tanggapan.

Di Jakarta Selatan, Sabtu (24/11/2018), beredar spanduk yang mempertanyakan omongan Prabowo yang dianggap menyinggung profesi ojol.

Spanduk itu di pasang di seputaran TB Simatupang dan Kalibata yang dinisiasi oleh Gerakan Aksi Roda Dua (GARDA). Spanduk itu bertuliskan antara lain, "Lebih baik ngojek dari pada jadi penyebar hoax."

Koordinator GARDA Igun Wicaksono mengatakan, spanduk yang terpasang di berbagai titik di wilayah DKI Jakarta, berisi kekecewaan ojol atas pernyataan Prabowo yang miris lulusan SMA hanya jadi tukang ojek

Spanduk itu yang pasang adalah berbagai komunitas ojol secara spontan.

"Dari spontanitas ojol inginkan adanya klarifikasi dari Prabowo atas pernyataan miris yang dilontarkannya di forum internasional itu," tegas Igun.

Selain itu, Tagar #OjekPahlawanKeluarga pun juga mendadak trending di Twitter hari ini, Kamis (22/11/2018) pukul 17.30 WIB.

Sebagaimana diberitakan, Prabowo Subianto merasa prihatin dengan timbulnya meme di internet yang menyebutkan generasi muda Indonesia banyak yang memilih menjadi tukang ojek selepas lulus SMA.

"Saya ingin mengakhiri presentasi ini dengan realitas yang sedih namun juga kejam. Ini adalah meme yang sedang tersebar di internet. Yang paling kanan adalah topi Sekolah Dasar, topi Sekolah Menengah Pertama dan setelah dia lulus dari Sekolah Menengah Atas, dia menjadi sopir ojek, ini adalah realitas yang kejam," sebut Prabowo dalam acara Indonesia Economic Forum di Shangri-La Hotel, Jakarta beberapa waktu lalu.

Politisi Partai Demokrat Andi Arief turut menanggapi pernyataan Prabowo yang prihatin terhadap tukang ojek.

Menurut Andi Arief, akhir-akhir ini pihak penantang yang tak lain ialah Prabowo-Sandi, mengeluh soal keadaan lalu menjanjikan hal yang tak masuk akal.

Sedangkan tim Jokowi-Ma'ruf Amin, lanjut Andi Arief, hanya sekadar kesal dan memaki menggunakan diksi.

Menurut Andi Arief, Prabowo tak berniat untuk merendahkan profesi tukang ojek.

Malah, kata Andi Arief, Prabowo berniat untuk memunculkan harapan dalam sektor serapan tenaga kerja di bidang lain.

Komentar

x