Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 18 Januari 2019 | 21:58 WIB

Puluhan Rumah di Ngawi Diterjang Puting Beliung

Senin, 19 November 2018 | 16:54 WIB

Berita Terkait

Puluhan Rumah di Ngawi Diterjang Puting Beliung
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Ngawi - Hujan disertai angin puting beliung menerjang pemukiman warga di lereng Gunung Lawu, di Ngawi, Jawa Timur.

Meski tak ada korban jiwa, namun ratusan rumah warga di enam desa banyak yang mengalami kerusakan. Banyak yang bagian atapnya nyaris roboh tertimpa pohon tumbang.

Bencana ini menerjang lereng Gunung Lawu bagian utara. Ratusan rumah warga di enam desa, yaitu Desa Pandansari, Sine, Wonosari, Pocol, Girikerto dan Ngrendeng, Kecamatan Sine menjadi korban.

Di Desa Pandansari, rumah warga banyak yang tertimpa oleh pohon yang tumbang. Tak sedikit bagian atap rumah warga nyaris roboh tertimpa pohon.

Seluruh penghuni rumah yang tertimpa pohon kini mengungsi ke rumah saudara terdekat yang rumahnya tidak terdampak angin

Keterangan warga menyatakan, peristiwa berkangsung dengan tiba-tiba. Cuaca yang sebelumnya cerah mendadak berubah dan turun hujan disertai angin. Warga yang panik berusaha menyelamatkan anggota keluarganya dengan lari ke luar rumah.

"Dalam waktu sekitar 10 menit, rumah-rumah mereka rusak tertimpa oleh pohon. Kami di dapur. Kita lari sambil evakuasi keluarga mengungsi ke rumah saudara. Hancur itu rumah saya," ungkap Budiasih yang rumahnya tertimpa pohon, warga Pandansari, Senin (19/11/2018).

Selain merusak rumah warga, akses jalan warga juga banyak yang terputus akibat banyaknya pohon yang tumbang. Kencangnya angin juga merusak sejumlah fasilitas wisata Watu Jonggol di desa itu.

"Jalan terputus, tidak bisa dilewati karena banyak pohon tumbang," ujar Nuryanto, warga lain.

Kepala Desa Pandansari Supriyadi mengatakan warganya panik. "Awalnya terang benderang tiba-tiba hujan angin. Di Pandansari ada ratusan rumah rusak, banyak yang tertimpa pohon tumbang," ujar Supriyadi.

Sejak pagi, warga di lokasi bencana bergotong-royong membersihkan pohon tumbang yang menimpa rumahnya. Sebagian lainya memindahkan harta bendanya yang masih bisa digunakan itu ke tempat yang aman. Warga hanya bisa berharap pemerintah kabupaten setempat segera turun tangan memberikan bantuan.[beritajatim]

Komentar

Embed Widget
x