Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 10 Desember 2018 | 08:18 WIB

Lucas Sindir Sosok Misterius di Kasusnya

Oleh : Ivan Sethyadi | Rabu, 14 November 2018 | 14:54 WIB

Berita Terkait

Lucas Sindir Sosok Misterius di Kasusnya
(Foto: istimewa)


INILAHCOM, Jakarta - Advokat Lucas dalam nota keberatannya juga menyingung tak jelasnya sosok Jimmy alias Lie dalam perkaranya.

Dalam nota keberatan pribadinya berjudul "Mari Hentikan Kekhilafan ini", terdakwa kasus dugaan merintangi penyidikan KPK pada Eddy Sindoro, Lucas menyebut sosok Jimmy tak pernah kelihatan selama proses penyidikan.

"Sosok misterius yang harus kita soroti dalam perkara ini sebenarnya adalah Jimmy. Begitu banyak nama Jimmy disebut dalam berkas perkara dan surat dakwaan. Namun tidak sekalipun sosok misterius ini diperiksa oleh penyidik. Padahal dalam berkas perkara, Eddy Sindoro dan Dina Soraya telah mengungkap betapa besarnya peran Jimmy selama Eddy Sindoro di luar negeri," ungkap Lucas saat membacakan nota keberatan pribadinya di Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu (14/11/2018).

Diketahui dalam surat dakwaan Lucas, penyidik KPK menyebut pada 4 Desember 2016, Lucas menyarankan Eddy Sindoro tidak kembali ke Indonesia dan menyarankan Eddy Sindoro untuk melepas kewarganegaraan Indonesianya. Perihal komunikasi yang dituduhkan tersebut, Lucas membantah.

"Ada apa dan motif apa sebenarnya yang membuat sosok Jimmy alias Lie tidak pernah diperiksa dalam perkara ini? Semoga persidangan yang mulia ini dapat mengakhiri kekeliruan dan kekhilafan yang menimpa saya ini," imbuh Lucas.

Dalam kasus ini, Pengacara Lucas didakwa bersama-sama dengan Dina Soraya merintangi penyidikan terhadap mantan petinggi Lippo Group Eddy Sindoro. Lucas diduga menyarankan Eddy Sindoro selaku tersangka untuk tidak kembali ke Indonesia.

Atas perbuatannya, Lucas disangkakan melanggar Pasal 21 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 Juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. [rok]

Komentar

Embed Widget
x