Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 18 Desember 2018 | 23:24 WIB

Razia Terpadu di Mojokerto Masih Tebang Pilih

Rabu, 14 November 2018 | 00:05 WIB

Berita Terkait

Razia Terpadu di Mojokerto Masih Tebang Pilih
(Foto: beritajatim)

INILAHCOM, Mojokerto - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Mojokerto bersama Polisi, TNI dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol) PP menggelar razia terpadu. Namun, salah satu pengendara yang ditindak merasa razia yang dilakukan petugas gabungan ini masih tebang pilih.

Herianto (30), salah satu pengendara mengatakan, ia ditilang petugas karena memarkir mobilnya di atas trotoar. "Kalau bisa yang adil, di depan Puskesmas (Puskesmas Gedongan, red) kalau pagi banyak yang parkir di trotoar tapi tidak ditindak," ungkapnya, Selasa (13/11/2018).

Herianto mengatakan, ia berdalih memarkir mobil box hitam miliknya untuk bongkar muatan pakaian. Sehingga ia terpaksa memarkir mobilnya di atas trotoar karena tak ada lahan parkir. Menurutnya, lahan parkir di toko tersebut hanya selebar 3x6 meter, sehingga tidak bisa untuk melakukan bongkar muat.

"Saya baru 30 menit memarkir di trotoar. Kalau di taruh di badan jalan kan bahaya, selain itu juga membuat arus kendaraan tersendat karena kalau sore Jalan Gajah Mada macet. Tetapi saya juga mengakui kalau salah memarkir kendaraan di atas trotoar. Cuma yang adil saja," ujarnya.

Sementara, beberapa juru parkir masih menyalahi aturan karena mereka membiarkan pengendara motor memarkir kendaraanya di trotoar. Terlihat ada empat kendaraan roda dua dibiarkan juru parkir, Agus (50) di atas trotoar. Menurutnya, ia sudah mengingatkan, namun pengendara yang membandel.

"Saya sudah memperingatkan ke mereka jangan parkir di trotoar tapi mereka tidak menghiraukan. Saya biarkan saja. Biar petugas yang menindak," tegasnya.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Bidang Pengendalian Operasi, Dishub Kota Mojokerto Mohammad Zaini mengatakan, pihaknya sudah memberikan arahan kepada petugas supaya menindak seluruh pelanggar. "Terkait dengan pelanggaran pasti semua ditindak sesuai dengan aturan yang ada. Tanpa ada toleransi," pungkasnya.[beritajatim]

Komentar

x