Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 18 Desember 2018 | 23:30 WIB

Implikasi Klarifikasi Dubes Arab Soal Habib Rizieq

Oleh : R Ferdian Andi R | Selasa, 13 November 2018 | 18:55 WIB

Berita Terkait

Implikasi Klarifikasi Dubes Arab Soal Habib Rizieq
Duta Besar Arab untuk Indonesia Osama bin Muhammed Abdullah al-Shuaibi - (Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Duta Besar Arab untuk Indonesia Osama bin Muhammed Abdullah al-Shuaibi mengklarifikasi soal status hukum Habib Rizieq Shihab (HRS), imam besar Front Pembela Islam (FPI). Klarifikasi ini menghentikan spekulasi negatif soal HRS. Apa dampaknya bagi Habib Rizieq dan gerakan Islam di Indonesia?

Sepkulasi negatif soal Rizieq Shihab terkait pemasangan bendera kalimat tauhid yang terpasang di dinding belakang kediamannya di Arab terjawab. Dubes Arab untuk Indonesia Muhammed Abdullah al-Shuaibi memastikan Rizieq tidak terkait persoalan hukum di Arab Saudi.

Menurut dia, jika Rizieq memiliki masalah hukum, tentu pemerintah Kerajaan Saudi Arabia (KSA) akan memprosesnya. "Saya kira Habib Rizieq bukan sosok yang menakutkan," sebut Osama saat jumpa pers di Kantor Pusat PP Muhammadiyah, Selasa (13/11/2018).

Dalam kesempatan tersebut Osama juga memastikan HRS bukanlah sosok yang memiliki persoalan hukum di wilayah hukum Kerajaan Saudi Arabia (KSA). Menurut dia, jika Rizieq memiliki masalah hukum, tentu saat ini telah masuk penjara. "Seandainya Habib Rizieq memiliki masalah di kerajaan Arab Saudi tentu dia sudah di penjara," Osama memastikan.

Dia juga memastikan pemerintah Kerajaan Saudi Arabia (KSA) melindungi Habib Rizieq secara hukum. Menurut dia, pemerintah RI dan KSA sama-sama memberi perlindungan kepada HRS.

Dalam kesempatan tersebut, Osama juga menyinggung soal bendera bertuliskan kalimat tauhid yang menjadi pemicu pemeriksaan otoritas keamanan KSA kepada HRS. Osama menjelaskan soal bendera tauhid otoritas keamanan KSA berkepentingan mencari tahu siapa yang memasang bendera di dinding rumah seseorang. "Kalau bendera itu diletakkan di dinding seseorang sebagai gambar atau apa pun bentuknya, maka perlu kita mencari tahu siapa yang berbuat itu," ungkap Osama.

Osama melanjutkan, bila pun bendera tersebut ditaruh oleh seseorang atau penghuni rumah memasang bendera maka tidak secara otomatis yang bersangkutan dianggap melakukan tindakan kriminal. "Apakah jika ada seorang atau di rumah Anda menaruh bendera dan itu orang langsung dianggap kriminal? Kan tidak," tepis Osama.

Klarifikasi Dubes Arab untuk Indonesia ini menepis berbagai spekulasi yang menimpa Habib Rizieq beberapa pekan lalu terkait insiden pemasangan bendera tauhid yang terletak di dinding bagian belakang kediamannya.

Sebelumnya keterangan tertulis Dubes Indonesia untuk Arab Agus Maftuh Abegebriel usai insiden yang menimpa Habib Riziek menyebutkan, bendera dengan tulisan kalimat tauhid dianggap sebagai simbol ekstremisme.

"Arab Saudi sangat melarang keras segala bentuk jargon, label, atribut dan lambang apapun yang berbau terorisme seperti ISIS, al-Qaedah, Al-Jamaah Islamiyah dan segala kegiatan yang berbau terorisme dan ekstremisme," sebut Agus, Rabu (7/11/2018).

Penjelasan Dubes Arab untuk Indonesia ini memberi pesan penting soal status hukum Rizieq yang selama ini disimpangsirukan terkait dengan bendera kalimat tauhid yang menempel di dinding belakang rumahnya. Klarifikasi ini juga berdampak memulihkan moral Habib Rizieq yang dikesankan memiliki masalah hukum di wilayah hukum Kerajaan Saudi Arabia.

Pemulihan moral HRS ini tentu akan memberi dampak bagi pengikutnya di Tanah Air khususnya dalam menghadapi Pemilu 2019 mendatang. Habib Rizieq yang dalam berbagai kesempatan memberikan dukungan politik kepada pasangan nomor urut 02 Prabowo-Sandi. Bahkan, dalam ijtimak ulama II, Rizieq menyerukan agar rumah-rumah para simpatisannya dijadikan posko pemenangan pasangan Prabowo-Sandi.

Komentar

Embed Widget
x