Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 19 Desember 2018 | 18:04 WIB

Polri Tangkap 972 Pelaku Tindak Pidana Narkoba

Oleh : Muhammad Yusuf Agam | Jumat, 9 November 2018 | 19:20 WIB

Berita Terkait

Polri Tangkap 972 Pelaku Tindak Pidana Narkoba
(Foto: ilustrasi)

INILAHCOM, Jakarta - Bareskrim Polri mencatat telah melakukan penangkapan sebanyak 972 pelaku tindak pidana narkoba disepanjang awal bulan November 2018 ini.

Penangkapan itu, mulai dari tersangka yang bertindak sebagai bandar, pengedar, penyalahguna dan penanam narkotika.

"Jumlah klasifikasi tersangka tindak pidana narkoba minggu ke II November 2018, bandar 2 orang, pengedar 576 orang, penyalahguna 392 orang, penanam 2 orang," kata Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Eko Daniyanto dalam keterangannya, Jumat (9/11/2018).

Meskipun begitu, Eko menyebut bahwa jumlah tersangka ternyata mengalami penurunan dari operasi penangkapan minggu I di bulan November. Pasalnya, ketika itu, polisi menangkap 1.018 orang, saat ini 972 orang atau turun sebanyak 4,52 persen.

Sementara itu, berdasarkan data yang diperoleh dari hasil Analisa dan Evaluasi minggu II bulan ini, Direktorat Tindak Pidana Narkoba menyatakan, kejahatan terkait barang haram tersebut mengalami penurunan dibandingkan minggu I bulan November.

"Jumlah TP Narkoba pada minggu II bulan November 2018 dibandingkan dengan periode minggu ke I bulan November 2018, menunjukan penurunan dari 774 kasus menjadi 731 kasus turun 5,56 persen," ucap Eko.

Disisi lain, untuk jumlah barang bukti narkoba yang disita pada bulan ini juga cenderung mengalami penurunan. Diantaranya, sabu sebesar 90,76 persen, ekstasi mengalami penurunan dari turun 99,15 persen.

Sementara yang mengalami kenaikan adalah, kokain sebesar 100 persen, ganja 470,95 persen, tembakau gorilla naik sebesar 639,75 persen dan psikotropika (Baya) juga mengalami kenaikan.

"Kemudian dari barang bukti yang berhasil disita pada periode minggu II bulan November, maka aparat Kepolisian berhasil menyelamatkan 270.750 anak bangsa dari penyalahgunaan Narkoba," tutup Eko.[jat]

Komentar

x