Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 15 November 2018 | 18:46 WIB

KPU Diminta Diskualifikasi Cagub Petahana Malut

Kamis, 8 November 2018 | 13:31 WIB

Berita Terkait

KPU Diminta Diskualifikasi Cagub Petahana Malut
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - KPU diminta segera mendiskualifikasi calon gubernur petahana provinsi Maluku Utara, Abdul Gani Kasuba - M. Al Yasin Ali.

Permintaan itu datang dari Aliansi Masyarakat Peduli Demokrasi Indonesia (AMPDI) dalam keterangan tertulis, Kamis (8/11/2018).

"Kita minta KPU komit pada aturan hukum yang berlaku," kata anggota AMPDI Jemmy.

AMPDI telah menggelar unjuk rasa di kantor KPU Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, dan di depan Gedung Mahkamah Konstitusi, Rabu (7/11/2018).

Massa ingin menegaskan pasangan tersebut terbukti melakukan sejumlah pelanggaran. Paling sedikit 47 pelanggaran, sebagaimana yang dilaporkan Bawaslu Maluku Utara.

Jemmy menjelaskan pelanggaran paling fatal adalah pergantian pejabat yang jelas-jelas melanggar UU No 10 pasal 71, Tahun 2016.

"Selain itu, ada dugaan 'money politic' yang dilakukan oleh calon petahana pada hari pencoblosan di wilayah PSU pada saat pencoblosan sedang berlangsung," katanya.

Sebagaimana diberitakan, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Maluku Utara mengumumkan hasil pelanggaran administrasi yang dilakukan pasangan calon (Paslon) Abdul Ghani Kasuba dan M Al Yasin Ali (AGK-YA).

Bawaslu kemudian merekomendasikan pembatalan kepesertaan atau diskualifikasi duet AGK-YA sebagai calon gubernur dan wakil gubernur Malut 2018, karena telah melakukan pelantikan sejumlah pejabat selama tahapan Pilgub berlangsung.

Menurut Koordinator Devisi (Kordiv) Penindakan Pelanggaran Bawaslu Provinsi Maluku Utara, Aslan Hasan, keputusan pembatalan AGK-YA berlangsung dalam Rapat Pleno tanggal 26 Oktober 2018, sebagai tindak lanjut laporan atas nama Abdullah Kahar SH dengan nomor Laporan 04/LP/PG/PROV/32.00/X/2018 yang dilanjutkan dengan pemeriksaan dokumen/saksi. [rok]

Komentar

x