Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 19 Desember 2018 | 18:04 WIB

Banyak Kasus Sensitif, Kapolri Klaim Tangani Baik

Oleh : Muhammad Yusuf Agam | Kamis, 8 November 2018 | 12:51 WIB

Berita Terkait

Banyak Kasus Sensitif, Kapolri Klaim Tangani Baik
Kapolri Jenderal Tito Karnavian - (Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Kapolri Jenderal Tito Karnavian menyebut isu-isu sensitif kini marak jelang pemilihan umum (Pemilu) 2019. Isu yang disebut Tito diantaranya kasus pembakaran bendera berkalimat tauhid sama kontroversi ucapan Prabowo Subianto soal 'tampang Boyolali'.

Tito mengkalim polisi telah bekerja dengan baik untuk mengendalikan situasi agar tidak memanas. Salah satu contohnya, aksi bela tauhid yang disebut tak akan panjang.

"Beberapa kejadian yang juga sensitif jika tidak ditangani dengan baik mulai dari peristiwa di Garut, di Boyolali, dan beberpa peristiwa yang sensitif secara politis karena masa kontestasi politis relatif kita bisa kendalikan dengan baik," ujar Tito di Mabes Polri, Kamis (8/11/2018).

Meski begitu, Tito meminta jajarannya untuk terus mempertahankan kinerjanya agar tetap tercipta situasi yang aman dan kondusif selama kontestasi Pemilu 2019 berlangsung. Tito berharap deklarasi damai yang digaungkan oleh peserta Pemilu bisa diimplementasikan dalam wujud nyata.

"Deklarasi damai terus digulirkan sambil kita mengamati juga fenomena sosial agar dapat terkendali baik dengann cara //soft// maupun penegakan hukum," jelas Tito.

Lebih lanjut, Tito mengatakan Polri memiliki agenda terdekat dalam hal pengamanan yakni Natal dan Tahun baru 2019. Tito pun meminta jajarannya untuk bersiap diri mengamankan natal dan tahun baru 2019.

"Dari sekarang jajaran Intel, Brimob, Baharkam semua mempersiapkan diri dalam operasi lilin yaitu mengamankan kegiatan natal dan tahun baru," ucap Tito. [rok]

Komentar

x