Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 13 November 2018 | 08:45 WIB

Fayakhun Menyesal Terima Uang Suap Proyek Bakamla

Oleh : Ivan Setyadi | Rabu, 7 November 2018 | 22:03 WIB

Berita Terkait

Fayakhun Menyesal Terima Uang Suap Proyek Bakamla
Terdakwa Suap Mantan Anggota DPR Fayakhun Andriadi

INILAHCOM, Jakarta - Terdakwa Suap Mantan Anggota DPR Fayakhun Andriadi Sesali Terima Uang Proyek Bakamla.

Hal itu disampaikan Fayakhun membacakan nota pembelaan atau pleidoi dalam persidangan di Pengadilan Tipikor Jakarta.

"Tidak ada terbesit sedikit pun niat jahat hati saya. Saya tidak mau mengambil yang bukan hak saya, apalagi merugikan negara, tidak pernah ada niat. Saya akui saya bersalah telah menerima uang dari Fahmi Darmawansyah," kata Fayakhun, Rabu (7/11/2018).

TapI Fayakhun mengaku tidak mengenal orang yang diduga memberi suap padanya yaitu mantan Direktur PT Merial Esa, Fahmi Darmawansyah

"Saya meminta maaf kepada keluarga, Partai Golkar, masyarakat, dan pemerintah," kata Fayakhun.

Selain itu, Fayakhun juga memelas agar majelis hakim mengabulkan permohonan justice collaborator (JC) dan memberikan keringanan hukum.

"Mohon majelis hakim mengabulkan permohonan justice collaborator dan mempertimbangkan keringanan hukuman untuk saya karena saya masih menanggung keluarga ," kata Fayakhun.

Fayakhun dituntut 10 tahun penjara dan denda Rp 1 miliar subsider 6 bulan kurungan. Fayakhun diyakini jaksa menerima uang suap USD 911.480 dari suami Inneke Koesherawati, Fahmi Darmawansyah.

Uang suap itu dimaksud agar Fayakhun menambahkan anggaran Bakamla untuk proyek pengadaan satelit monitoring dan drone. Fayakhun diyakini melanggar Pasal 12 huruf a Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 64 ayat 1 KUHP.[jat]

Komentar

Embed Widget
x