Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 21 November 2018 | 03:56 WIB

Ditahan di Saudi, Polri Tak Campuri Urusan Rizieq

Oleh : Muhammad Yusuf Agam | Rabu, 7 November 2018 | 19:24 WIB

Berita Terkait

Ditahan di Saudi, Polri Tak Campuri Urusan Rizieq
Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto - (Foto: Inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Imam Besar Front Pembela (FPI) Islam, Habib Rizieq Shihab sempat ditahan oleh kepolisian Kerajaan Arab Saudi, pada 5 November 2018.

Habib Rizieq diduga diperiksa, terkait pemasangan bendera di dinding kediamannya yang diduga bendera ISIS.

Terkait hal tersebut, Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto mengaku dirinya belum mendapatkan informasi. Dirinya baru mengetahui kejadian tersebut justru dari media.

"Saya belum dapat informasi secara resmi. Saya baru tahu dari media," kata Setyo di Mabes Polri, Jakarta, Rabu, (7/11/2018).

Setyo menjelaskan, terkait kejadian tersebut Polri tak punya kewenangan turut campur. Sebab hal tersebut merupakan kedaulatan negara.

"Jadi kita tidak mencampuri. Sama dengan kita kalau ada masalah disini kalau orang luar negeri ikut-ikutan pasti kita tidak mau. Kita menghormati hukum-hukum yang berlaku," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo mengatakan, kasus tersebut merupakan kewenangan dari pihak Kementerian Luar Negeri (Kemenlu). Polri, kata Dedi, hanya menunggu konfirmasi dari Kemenlu.

"Jadi Kemenlu tentunya sudah mengambil langkah-langkah konkret lah. Karena biar bagaimanapun ya itu domain Kemenlu yang paling mengetahui sebagai yang berkompeten apa yang terjadi terhadap warga negara Indonesia yang melakukan perbuatan pidana atau apapun di suatu negara. Polri tidak bergerak," kata Dedi.

Habib Rizieq diperiksa oleh kepolisian Kerajaan Arab Saudi pada (5/11) lalu. Usai diperiksa ia sempat ditahan selama 28 jam di kantor kepolisian setempat. Habib Rizieq diperiksa lantara polisi setempat menerima laporan dari warganya bahwa di dinding kediamannya terpajang bendera yang diduga bendera ISIS.[jat]

Komentar

Embed Widget
x