Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 15 November 2018 | 18:45 WIB

Oknum Imigrasi Bandara Soetta Bantu Eddy Sindoro

Oleh : Willi Nafie | Rabu, 7 November 2018 | 17:44 WIB

Berita Terkait

Oknum Imigrasi Bandara Soetta Bantu Eddy Sindoro
Eddy Sindoro - (Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Petugas Imigrasi di Bandara Udara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) ikut membantu pelarian Eddy Sindoro ke luar negeri.

Adapun hal tersebut dapat diketahui dari dakwaan Jaksa Penuntut Umum Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap tindakan merintangi penyidikan mantan Chairman PT Paramount Enterprise International (anak usaha Lippo Group), Eddy Sindoro dengan tersangka Lucas.

Di mama Lucas meminta bantuan Dina Soraya untuk mengurus petugas imigrasi bandara Soekarno Hatta (Soetta) agar jika Eddy mendarat di Soetta dapat langsung diterbangkan kembali ke Bangkok.

Dina Soraya kemudian memberikan uang Rp250 juta kepada petugas Bandara Soetta, Dwi Hendro Wibowo alias Bowo untuk membantu rencana itu.

"Untuk itu Dina Soraya akan memberikan imbalan uang sejumlah Rp250 juta karena Eddy Sindoro merupakan penumpang yang di deportasi oleh otoritas Malaysia dimana Dwi Hendro Wibowo menyetujuinya," kata Jaksa penuntut pada KPK Abdul Basir, di Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu (7/11/2018).

Selanjutnya Dina melaporkan kepada Lucas bahwa petugas bandara sanggup membantu merealisasikan permintaan Lucas. Atas laporan tersebut Dina disuruh mengambil sejumlah uang kepada Stephen Sinarto sebagai biaya operasional termasuk imbalan kepada pihak-pihak yang akan membantunya.

"Terdakwa kemudian menyerahkan uang sejumlah SGD46.000,00 dan Rp50 ribu rupiah kepada Stephen Sinarto, kemudian pada tanggal 24 Agustus 2018 uang tersebut diambil Dina Soraya," bebernya.

Kemudian Dina memberikan uang sejumlah SGD33.000,00 kepada Bowo sebagai biaya operasional dan imbalan untuk penjemputan Eddy Sindoro, sebagaimana rencana yang disepakati.

Setelah Eddy Sindoro berhasil meninggalkan Indonesia, Bowo memberikan sebagian uang yang telah diterimanya kepada orang-orang yang telah membantunya.

"Yakni Yulia Shintawati Rp20 juta, M. Ridwan sejumlah Rp500 ribu dan 1 handphone, Andi Sofyar Rp30 juta dan 1 handphone, David Yoosua Rudingan sejumlah Rp500 ribu," bebernya.[jat]

Komentar

x