Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 20 November 2018 | 21:53 WIB

Sempat Buron, Pembobol ATM BCA Serahkan Diri

Rabu, 7 November 2018 | 10:32 WIB

Berita Terkait

Sempat Buron, Pembobol ATM BCA Serahkan Diri
(Foto: beritajatim)

INILAHCOM, Mojokerto - Tersangka Daftar Pencarian Orang (DPO) pembobol mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) milik Bank Central Asia (BCA) di minimarket Desa Watesumpak, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, akhirnya menyerahkan diri.

Tersangka yang bernama Yudiono (36) itu menyerahkan diri ke pihak kepolisian dengan diantar keluarganya.

Kasat Reskrim Polres Mojokerto, AKP M Sholihin Fery membenarkan tersangka yang sempat buron sudah menyerahkan diri. "Dia kabur ke Yogjakarta dan sudah menyerahkan dir. Tersangka diantar keluarga," ungkapnya, Rabu (7/11/2018).

Masih kata Kasat, warga Jalan Raya Penjaringan Timur No 16, Kecamatan Rungkut, Kota Surabaya ini menyerahkan diri ke Mapolres Mojokerto sekitar pukul 20.00 WIB. Kasat menjelaskan, sebelumnya dua lokasi sempat dilakukan penggeledahan untuk mencari keberadaan tersangka.

"Yakni rumah dari dua istrinya, di Rungkut Surabaya digeledah tanggal 31 Oktober, kami sita mobil Honda Civic dan dua motor Honda CBR serta di Gedeg Mojokerto digeledah tanggal 1 November kami sita motor Honda Vario. Semua kita geledah, barang-barang tersebut kami sita karena diduga dibeli dari hasil pembobolan," ujarnya.

Saat proses pengeledahan tersebut, lanjut Kasat, pihaknya meminta pihak keluarga agar tersangka menyerahkan diri. Hingga kini pihaknya masih terus melakukan penyelidikan terkait kasus pembobolan mesin ATM minimarket yang dilakukan pada Sabtu (20/10/2018).

Sebelumnya, anggota Satreskrim Polres Mojokerto berhasil menangkap tiga tersangka pembobolan mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) milik Bank Central Asia (BCA) di minimarket Desa Watesumpak, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto.

Ketiga tersangka yang berhasil diamankan yakni Andik Pranoto (35) warga Rusun Penjaringansari EB 210 Rungkut, Kota Surabaya, Ratno (38) warga Desa Kris ok, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar dan Irfan Feri (39) warga Rusun Penjaringansari EB 211 Rungkut, Kota Surabaya. [beritajatim]

Komentar

Embed Widget
x