Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 19 Desember 2018 | 18:04 WIB

Gerbong PBB Diyakini Ambil Langkah Lawan Yusril

Oleh : Happy Karundeng | Rabu, 7 November 2018 | 08:01 WIB

Berita Terkait

Gerbong PBB Diyakini Ambil Langkah Lawan Yusril
(Foto: ist)

INILAHCOM, Jakarta - Politikus Partai Gerindra Nizar Zahro menilai dari sisi politik, merapatnya Yusril Ihza Mahendra (YIM) ke kubu Joko Widodo-Ma'aruf Amin sebagai pengacara Paslon, tidak akan memberi dampak elektabilitas bagi paslon itu.

"Dari segi politik, keberadaan YIM tidak akan memberi dampak apa pun terhadap Jokowi-Ma'ruf," katanya kepada INILAHCOM, Selasa (6/11/2018).

Ia yakin akar rumput dari Partai Bulan Bintang (PBB) yang dipimpin Yusril akan tetap teguh pada pendirian sejak awal untuk tetap ada di sisi Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

"Gerbong PBB saya kira akan merapat ke Prabowo-Sandi. Dan dalam waktu dekat akan segera dikukuhkan. Kemarin Ketua Dewan Syuro PBB MS Ka'ban sudah mendeklarasikan diri mendukung Prabowo-Sandi," ulasnya.

Sebagaimana diberitakan, Ketum Partai Bulan Bintang Yusril Ihza Mahendra resmi menjadi pengacara bagi pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin di Pilpres 2019.

Yusril mengaku pertama kali ditawari oleh Ketua Timses Jokowi-Ma'ruf Erick Thohir untuk menjadi pengacara paslon dengan nomor urut 01 tersebut.

"Kami bincang-bincang dan Pak Erick menanyakan kepastian apakah saya bersedia menjadi lawyernya Pak Jokowi - Pak Kiyai Maruf Amin dalam kedudukan beliau sebagai paslon capres-cawapres," katanya.

Setelah berdiskusi, Yusril memutuskan untuk menerima tawaran tesebut. Dalam kesempatan itu, Erick menjelaskan bahwa kubu Jokowi-Ma'ruf tak menawarkan bayaran kepada Yusril.

"Saya bilang setuju saja. Dulu dalam Pilpres 2014 saya juga pernah dimintai menjadi ahli dalam gugatan Pak Prabowo kepada KPU tentang hasil Pilpres di MK, dan itu saya lakukan, gratis juga hehe, tanpa bayaran apa pun," jelas Yusril.

Namun, Yusril menegaskan keputusannya menjadi lawyer merupakan kerja profesional. Artinya, Yusril tidak masuk dalam tim pemenangan Jokowi-Ma'ruf.

"Sebagai profesional lawyer, saya tidak menjadi bagian dari Timses Pak Jokowi- Pak Kiai Maruf Amin. Saya baca di dalam struktur Timses sudah ada divisi hukum dan pembelaan. Divisi ini kalau dalam perusahaan bisa dikatakan sebagai "in house lawyer." Sedangkan saya adalah professional lawyer yang berada di luar struktur," ujar Yusril. [hpy]

Komentar

x