Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 13 November 2018 | 08:40 WIB

Dilaporkan ke Polisi, Ini Kata Ketua DPRD Jombang

Selasa, 6 November 2018 | 00:06 WIB

Berita Terkait

Dilaporkan ke Polisi, Ini Kata Ketua DPRD Jombang
Ketua DPRD Jombang Joko Triono - (Foto: beritajatim)

INILAHCOM, Jombang - Ketua DPRD Jombang Joko Triono akhirnya buka suara soal dirinya dilaporkan ke polisi oleh koleganya sendiri, Wulang Suhardi.

Menurut Joko, dirinya siap memberikan keterangan jika dipanggil oleh kepolisian.

Wulang merupakan anggota DPRD yang juga Sekretaris DPC PDIP Jombang. Sementara Joko juga berasal dari partai yang sama. Selain Ketua DPRD, Joko juga bendahara DPC PDIP Jombang.

Wulang melaporkan Joko ke polisi karena menuding keloganya itu menyebarkan foto surat panggilan pemeriksaan yang dikirimkan Kejaksaan Tinggi (Jatim) ke publik lewat media sosial. Surat tersebut dikirim oleh Kajati untuk Wulang Suhardi terkait dugaan kasus KUR Bank Jatim Jombang.

"Saya siap dimintai keterangan oleh polisi. Karena saya tidak pernah menyebarkan foto surat panggilan dari Kejati Jatim itu. Beliau (Wulang) barangkali punya bukti kalau saya yang menyebarkan ke orang luar. Silakan saja, nanti kita buktikan," terang Joko, Senin (5/11/2018).

Joko dengan tegas menampik tudingan bahwa dirinya telah menyebar luaskan foto surat panggilan itu.

Menurut Joko, surat tersebut hanya disampaikan kepada Sekretaris Dewan, Pinto Windarto dan Ketua DPC PDI Perjuangan, Marsaid, yang notabene merupakan ketua Partai dari Wulang Suhardi. Sebab, surat panggilan Kejati Jatim tersebut ditujukan kepada dirinya sebagai Ketua DPRD.

"Memang, surat tersebut ditujukan kepada Ketua Dewan, kemudian saya mengirimkan kepada Sekwan dan Ketua DPC PDI Perjuangan, jadi saya tidak menyebarkan pada siapapun. Jadi apa yang saya lakukan sudah sesuai dengan alur dan jalurnya sebagai Ketua Dewan," katanya.

Terpisah, Kasat Reskrim Polres Jombang, AKP Gatot Setyobudi, mengatakan, dalam waktu dekat pihaknya akan memanggil Wulang Suhardi sebagai pelapor untuk dimintai keterangan. Sayangnya, Gatot belum berani memastikan kapan pemanggilan itu dilakukan.[beritajatim]

Komentar

Embed Widget
x