Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 20 November 2018 | 21:58 WIB

Jebakan Tikus Sawah Memakan Korban Jiwa

Sabtu, 3 November 2018 | 20:35 WIB

Berita Terkait

Jebakan Tikus Sawah Memakan Korban Jiwa
(Foto: Ilustrasi)

INILAHCOM, Bojonegoro - Seorang petani ditemukan tewas di pematang sawah. M Soponyono (48), warga Desa Temu, Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro, diduga meregang nyawa karena tersengat kawat beraliran listrik untuk jebakan tikus di sawah.

Kapolsek Baureno, AKP Marjono menjelaskan, kejadian tersebut bermula saat korban sedang mengecek persemaian padi yang pinggirnya dialiri listrik untuk jebakan tikus, pada Sabtu pagi sekitar pukul 06.00 WIB, tepatnya di sawah milik Supo (42), warga Desa Sembunglor, Kecamatan Baureno.

Namun nahas, saat di pinggir persemaian padi diduga korban menyenggol kawat jebakan tikus yang masih dalam kondisi teraliri listrik. Korbanpun tersengat dan meregang nyawa di lokasi kejadian.

"Saat ditemukan pertama kali, jasadnya berada di pinggir kawat tempat korban tersengat aliran listrik," Kata Kapolsek Baureno, AKP Marjono, Sabtu (3/11/2018)

Berdasarkan hasil pemeriksaan luar oleh tim medis Puskesmas Baureno dan anggota polisi yang disaksikan keluarga korban, tidak ditemukan adanya bekas tanda-tanda penganiayaan. "Kita pastikan korban murni meninggal dunia setelah tersengat aliran listrik jebakan tikus," ungkapnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, hasil pemeriksaan juga ditemukan adanya bekas luka bakar dengan diameter 13 centimeter pada paha kiri, luka bakar dijari, luka bakar 5 centimeter pada kaki kiri dan luka lecet pada telinga kiri bagian luar.

AKP Marjono mengimbau kepada para petani agar tidak kembali menggunakan kawat beraliran listrik sebagai jebakan tikus di sawah. Sebab, sudah banyak korban yang tewas akibat jebakan berbahaya tersebut.

"Sebetulnya masih banyak cara untuk mengurangi hama tikus di sawah, misalnya dengan cara gropyok bersama atau memberikan makan yang dicampur racun tikus. Dengan begitu resiko membahayakan orang lain kecil," tuturnya. [beritajatim]

Komentar

Embed Widget
x