Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 17 November 2018 | 19:10 WIB

Soliditas Partai, Kunci Kemenangan Pemilu 2019

Oleh : Fadhly Zikry | Kamis, 1 November 2018 | 23:01 WIB

Berita Terkait

Soliditas Partai, Kunci Kemenangan Pemilu 2019
Pengamat Politik Pangi Syarwi Chaniago - (Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Pengamat Politik Pangi Syarwi Chaniago mengatakan, soliditas internal partai politik merupakan modal awal yang cukup penting bagi partai dalam menyambut Pemilu 2019 mendatang.

"Soliditas internal partai juga akan mempengaruhi sentimen publik, semakin solid partai maka sentimen publik akan cenderung positif, itu artinya peluang untuk meraih simpati, dukungan publik semakin terbuka lebar," kata Pangi dalam keterangannya, Kamis (1/11/2018).

Kemudian lanjut Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting itu, yang juga turut menentukan kemenangan suatu partai dalam Pemilu 2019 yaitu, mesin kaderisasi yang harus berjalan terstruktur, terukur dan teratur.

"Dengan model seperti, biasanya partai memiliki kader sangat disiplin dan loyal, sehingga tidak mudah kadernya untuk lompat pagar atau kader kutu loncat. Menghargai tradisi meritokrasi (kader prioritas) tak bertumpu pada figur semata. Biasanya partai yang sudah lama dan proses kaderisasinya berjalan panjang dan teruji," tuturnya.

Dia menambahkan, dari sekian banyak partai politik yang mempersiapkan diri menyambut kontestasi elektoral 2019, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) merupakan salah satu partai yang cukup solid ditengah rendahnya soliditas yang menjamur dibanyak partai.

"Sejauh ini PDIP menjadi partai yang konsisten secara ideologi, jauh dari benturan faksi-faksi internal, punya sosok pemimpin yang kuat yaitu, Megawati Soekarno Putri dan mekanisme internal partai yang masih berjalan dengan baik," katanya.

Di sisi lain, PDIP juga diuntungkan dengan posisinya saat ini sebagai partai koalisi pemerintah yang mengusung Jokowi sebagai calon petahana. Tak hanya itu, Partai Gerindra juga turut mendapat trend positif sebagai partai pengusung pasangan Prabowo-Sandi.

"Dua partai pengusung utama pasangan capres-cawapres PDIP dan Gerindra menjadi partai yang mendapatkan dampak elektoral dari kandidat yang diusung (coattail effect). Bahkan dua partai ini mendapatkan limpahan suara yang cukup signifikan terutama PDIP di tengah penurunan suara partai politik lainnya, itu artinya coattail effect hanya dinikmati oleh partai pengusung utama capres," tandasnya.[jat]

Komentar

Embed Widget
x