Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 19 Desember 2018 | 18:00 WIB

Polri: Jangan Ada Agenda Lain di Aksi Bela Tauhid

Oleh : Muhamad Yusuf Agam | Kamis, 1 November 2018 | 22:04 WIB

Berita Terkait

Polri: Jangan Ada Agenda Lain di Aksi Bela Tauhid
Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto - (Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Polri menyatakan siap mengamankan aksi bela tauhid yang diprakarsai oleh Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama pada Jumat (2/11) esok.

Selain itu, Polri mengingatkan jangan ada agenda lain selain aksi bela tauhid. "Tapi menurut saya nggak ada ini lagi, kecuali mereka punya agenda lain ya. Memang punya agenda lain yang mau dimainkan nanti kita lihat. Tapi kalau kaitannya pembakaran bendera sudah selesai," ujar Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto di Mabes Polri, Kamis (1/11/2018).

Setyo menegaskan kembali bahwa aksi bela tauhid tak perlu digelar, sebab polisi telah memproses kasus pembakaran bendera berkalimat tauhid yang diklaim sebagai bendera HTI. Baik pembawa maupun pembakar juga sudah dihukum.

"Ya saya ulangi lagi, bahwa semua sudah clear sudah PBNU dan Muhamadiyah sudah bikin rilis juga sudah islah tuntutan penegakan hukum sudah dilakukan, dua-duanya diproses. Sekarang tuntutan nya apa?," ucap Setyo.

GNPF Ulama sendiri dalam rilisnya menyatakan aksi yang akan digelar dengan berpusat di Istana Negara ini menuntut Banser dibubarkan. Menanggapi itu, Setyo mengatakan pelaku pembakaran bendera tersebut adalah oknum.

"Sekarang masalah pembakaran bendera sudah ada tuntutannya itu, kalau dituntut (dibubarkan) Banser ya..ini oknum ya tidak bisa, contoj polisi nembak orang bukan semua anggota polisi, masa Polri dibubarkan?," tutur Setyo.

Aksi bela tauhid yang diprakarsai oleh GNPF Ulama akan digelar Jumat (2/11). Masa akan terlebih dahulu mengikuti shalat Jumat di masjid Istiqlal. Setelahnya massa akan melakukan long match menuju istana negara.[jat]

Komentar

x