Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 15 November 2018 | 18:39 WIB

Balita di Mojokerto Nyaris Jadi Korban Penculikan

Rabu, 31 Oktober 2018 | 22:15 WIB

Berita Terkait

Balita di Mojokerto Nyaris Jadi Korban Penculikan
(Foto: beritajatim)

INILAHCOM, Mojokerto - Balita asal Dusun Treceh, Desa Sajen, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto, Nadif (5) berhasil lolos dari upaya penculikan.

Korban berhasil selamat setelah sepupunya, Roki (18) mengajak kabur saat hendak diajak masuk dalam mobil orang yang tidak dikenal.

Ayah korban, Nuril Huda (34) mengatakan, upaya penculikan menimpa anaknya tersebut terjadi pada, Sabtu (27/10/2018) pekan lalu.

"Keduanya sedang mencari buah keres di jalan area persawahan. Tiba-tiba ada mobil jenis Honda Jazz warna merah berhenti di dekat anak saya dan sepupunya," ungkapnya, Rabu (31/10/2018).

Dari mobil tersebut turun seorang laki-laki dan memegang kedua pundak anaknya dari depan. Bahkan jari tangan laki-laki tersebut sudah mau ambil kalung anaknya. Sementara itu, Roki dialihkan perhatiannya oleh seorang perempuan yang berada di dalam mobil dengan cara dipanggil dan diminta melihat dalam tas perempuan itu.

"Kata Roki, di dalam tas perempuan itu ada seperti tulisan bahasa Cina. Saat dilihat sama Roki, Roki langsung merasa pusing saat itu juga. Tapi Roki melihat Nadif sudah dalam keadaan pandangan kosong, Roki langsung memukul tangan laki-laki yang memegang pundak Nadif dan menggendong Nadif kabur," ujarnya.

Masih kata Huda, keduanya lari ke rumah dan menceritakan apa yang baru saja menimpa mereka. Setelah mendengar cerita tersebut, ia kemudian berusaha mencari mobil dengan ciri-ciri jenis Honda Jazz warna putih dan merah dengan stiker Hello Kitty di kaca belakang. Namun usahanya sia-sia, mobil tersebut tidak ditemukan.

"Saya coba kejar, dari Treceh ke arah Sajen sampai Pacet dan Sumberan. Tapi ya tidak ketemu mobil dengan ciri-ciri itu, akhirnya saya balik pulang dan laporan melalui telepon ke petugas Polsek Pacet terkait apa yang menimpa anak dan sepupunya tersebut," pungkasnya. [beritajatim]

Komentar

x