Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 15 November 2018 | 03:56 WIB

Tak Lolos PNS, Guru Bakar Ijazah, Langsung Viral

Oleh : Ivan Setyadhi | Sabtu, 27 Oktober 2018 | 06:19 WIB

Berita Terkait

Tak Lolos PNS, Guru Bakar Ijazah, Langsung Viral
(Foto: instagram)

INILAHCOM, Jakarta - Video yang diunggah akun Instagram @indozone memperlihatkan seorang oknum guru honorer yang membakar ijazah serta seragamnya.

Aksi ini dilakukan sebagai bentuk kekecewaannya karena tak lulus administrasi CPNS.

Menurut pengakuannya, guru honorer bernama Asiun yang merupakan warga Kelurahan Poli-Polia, Kecamatan Poli-Polia Kabupaten Kolaka Timur (Koltim) Sulawesi Tenggara ini sudah 3 kali mendaftar CPNS. Namun dirinya selalu gagal. Padahal menjadi PNS adalah cita-citanya sejak dahulu.

"Saya spontan melakukannya. Ya mungkin sudah tidak ada gunanya lagi ijazah itu, makanya saya bakar. Karena sudah tiga tahun saya mencoba seleksi CPNS, tidak pernah lulus seleksi. Lantaran sakitnya perasaan saya, spontan saya membakar ijazah dan pakaian dinas saya," kata Asiun.

Rasa putus asa Asiun memuncak saat dinyatakan tak lulus oleh BKPSDM Koltim dengan alasan IPK-nya hanya 2,30 sehingga tidak memenuhi standar.

Padahal menurutnya, nilai IPK tersebut tak mendapat masalah saat mendaftar online di situs sscn bkn. Hingga kini, Asiun akan tetap menjadi guru honorer dan Pengawas Pemilu Lapangan (PPL) di Bawaslu Koltim.

Selain kisah kegagalannya yang jadi perhatian, aksi bakar ijazah Asiun juga jadi viral di media sosial dan mendapat komentar beragam dari netizen.

Belakangan ini viral sebuah video memperlihatkan seorang oknum guru honorer yang membakar ijazah serta seragamnya. Aksi ini dilakukan sebagai bentuk kekecewaannya karena tak lulus administrasi CPNS. Menurut pengakuannya, guru honorer bernama Asiun yang merupakan warga Kelurahan Poli-Polia, Kecamatan Poli-Polia Kabupaten Kolaka Timur (Koltim) Sulawesi Tenggara ini sudah 3 kali mendaftar CPNS. Namun dirinya selalu gagal. Padahal menjadi PNS adalah cita-citanya sejak dahulu. "Saya spontan melakukannya. Ya mungkin sudah tidak ada gunanya lagi ijazah itu, makanya saya bakar. Karena sudah tiga tahun saya mencoba seleksi CPNS, tidak pernah lulus seleksi. Lantaran sakitnya perasaan saya, spontan saya membakar ijazah dan pakaian dinas saya," kata Asiun. Rasa putus asa Asiun memuncak saat dinyatakan tak lulus oleh BKPSDM Koltim dengan alasan IPK-nya hanya 2,30 sehingga tidak memenuhi standar. Padahal menurutnya, nilai IPK tersebut tak mendapat masalah saat mendaftar online di situs sscn bkn. Hingga kini, Asiun akan tetap menjadi guru honorer dan Pengawas Pemilu Lapangan (PPL) di Bawaslu Koltim. Follow, like, komentar dan tag temanmu untuk ikut bersama kita guys!

A post shared by INDOZONE - #KAMUHARUSTAU (@indozone.id) on


Komentar

Embed Widget
x